PALEMBANGSUMSEL

18.270 Vial Vaksin Covid-19 Biofarma Tahap Kedua Tiba di Palembang

BritaBrita.com,Palembang-Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menerima vaksin Covid-19 Biofarma untuk tahap kedua, Rabu (24/2/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy menuturkan pada hari ini sebanyak 18.270 vial vaksin Covid-19 sudah tiba. “Belasan ribu vial vaksin itu merupakan tahap kedua dari pemerintah pusat, ” ujarnya saat diwawancarai seusai menerima vaksin Covid-19 Biofarma di gudang penyimpanan vaksin Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel di Jalan Mayor Ruslan Palembang.

Adapun vaksin Covid-19 tahap kedua yang diterima berbeda dengan vaksin Covid-19 yang diterima Provinsi Sumsel sebelum-sebelumnya.

“Untuk vaksin Covid-19 yang kita terima hari ini berasal dari PT Biofarma Bandung, kalau sebelumnya vaksin Covid-19 dari merk Sinovac,” ujar Lesty

Lihat Juga  Pasar Perumnas Sako Palembang Kebakaran, Sumber Api Diduga dari Kios Pakaian

Lesty menjelaskan, meskipun berbeda dengan vaksin Covid-19 sebelumnya, Vaksin Covid-19 Biofarma ini memiliki bahan dan kualitas yang sama seperti vaksin Sinovac asal Cina sehingga efikasi dan keamanannya terjamin.

“Vaksin ini sendiri telah mendapatkan izin Emergency use authorization (EUA) atau otorisasi penggunaan darurat dari BPOM. Satu vial vaksin ini bisa digunakan untuk 10 dosis,” jelasnya

Lebih lanjut diungkapkannya, vaksin Covid-19 yang diterima pada hari ini diperuntukkan bagi lansia di kota Palembang. Pelayanan publik dan untuk menambah kekurangan vaksin bagi para Tenaga Kesehatan (Nakes) tahap pertama.

“Jika pada tahap pertama seseorang divaksinasi dengan menggunakan dosis dari Sinovac, pada tahap kedua tidak masalah seseorang divaksin menggunakan vaksin Covid-19 Biofarma karena bahan dan efikasi yang sama membuat kedua vaksin ini aman digunakan secara berkelanjutan. Vaksin ini sasarannya untuk lansia Palembang dulu,” ungkap Lesty

Lihat Juga  Jenguk Korban Ambruknya Selasar Tower II BEI Jakarta

Lesty menambahkan, pihaknya akan sesegera mungkin melakukan pelaksanaan penyuntikan vaksin. Pihaknya juga akan melibatkan beberapa pihak dan tetap menerapkan Protokol Kesehatan.

“Segera akan kita atur pelaksanaan agar lebih tertib karena ketersediaanan vaksin yang terbatas. Semoga kita bisa lebih cepat melewati Pandemi ini. Karena vaksin ini merupakan senjata terakhir kita untuk menaklukan Covid-19,” katanya.

Reporter : Maulana

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close