Uncategorized

Studi: Dampak Buruk Polusi Udara Bisa Dilawan dengan Vitamin B

JAKARTA,BritaBrita.com— Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) lebih dari 90% populasi dunia tinggal di daerah yang kualitas udaranya di bawah standar. Dampaknya banyak dari populasi jadi mudah sakit karena terpapar polusi udara terutama partikel-partikel halus PM2,5 yang dapat dengan mudah menembus masuk tubuh.

asapPM2,5 kebanyakan datang dari asap hasil pembakaran kendaraan bermotor atau industri dan karena ukurannya sangat kecil dan halus dapat menembus masuk ke dalam paru-paru hingga pembuluh darah.

PM2,5 disebut ahli bertanggung jawab terhadap masalah pernapasan dan sakit jantung. Selain itu PM2,5 juga diduga dapat mengubah genetik lewat respons sistem imun terhadap radikal bebas.

Baca juga: Begini Dampak Paparan Polusi Udara pada Tubuh

Menanggapi hal tersebut, studi terbaru oleh peneliti internasional mencoba melihat apakah vitamin B bisa dipakai untuk melawan dampak buruk polusi udara. Dasar studi sebelumnya pada hewan melihat senyawa kimia bernama Bisphenol A dapat menghentikan kerusakan deoxyribonucleic acid (DNA) akibat polusi.

Sebanyak 10 responden diminta berpartisipasi dalam eksperimen studi. Pada tahap pertama selama beberapa waktu awalnya responden diberi paparan udara bersih dan suplemen placebo untuk mengukur respons normalnya. Setelah itu partisipan diberi paparan udara tinggi konsentrasi PM2,5 dan suplemen vitamin B.

Hasilnya dipublikasi dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS), setelah empat minggu eksperimen berjalan vitamin B ternyata mampu mengurangi 28-76 persen dampak PM2,5 di 10 titik gen. Selain itu mitokondria DNA juga diketahui menjadi lebih terlindungi.

“Ketika kita hitung efeknya ke dalam angka, hampir bisa melawan penuh dampak buruk polusi udara,” ungkap pemimpin studi Jia Zhong dari Harvard School of Public Health seperti dikutip BBC, Selasa (14/3/2017).

Hanya saja karena eksperimen baru dilakukan pada sampel kecil, peneliti belum bisa memberikan rekomendasi. Perlu studi lebih lanjut pada populasi yang besar untuk benar-benar bisa memastikan manfaat vitamin B.

“Perlu studi yang lebih rinci terutama pada orang-orang di Beijing, India, atau Meksiko di mana mereka terekspos polusi secara kronis. Apakah efek protektif (vitamin B) masih bisa efektif,” ujarnya seperti dinukil dalam laman detik.com.

Baca juga: 3 Cara yang Diyakini Bisa Tangkal Polusi Udara dalam Rumah

Baca juga : http://halosehat.com/gizi-nutrisi/panduan-gizi/15-buah-yang-mengandung-vitamin-b-tinggi-dan-fungsinya-bagi-tubuh

Editor : Syl

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button