Uncategorized

Tiga Kampus di Indonesia Ini Masuk 500 Top Kampus Dunia

JAKARTA,BritaBrita.com – Tiga perguruan tinggi di Indonesia masuk dalam 500 top kampus dunia versi Quacquarelli Symonds (QS) World University Ranking (WUR). Ketiganya yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Menanggapi hal itu, Wakil Rektor 1 Universitas Indonesia, Bambang Wibawarta menyatakan peringkat UI meningkat secara signifikan sebanyak 48 tingkat yaitu peringkat ke-277.

Pencapaian ini menempatkan UI sebagai satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia yang masuk dalam 300 perguruan tinggi terbaik di dunia.

“Alhamdulillah tahun 2017 UI berhasil menembus rangking 300 besar dunia dibandingkan tahun 2016 dan tahun 2015 (rangking 358). Pencapaian ini sebenarnya melampaui target yang kami tetapkan untuk tahun 2017 (rangking 310). Hal ini patut disyukuri karena ini merupakan salah satu bentuk pengakuan internasional terhadap pendidikan di Indonesia pada umumnya,” kata Bambang seperti dilansir dari Antara, Kamis (8/6/2017).

kampus

Metodologi yang digunakan QS WUR yang berkedudukan di London dalam menentukan pemeringkatan dilakukan pada empat bidang: penelitian, pengajaran, ketenagakerjaan dan internasionalisasi berdasarkan enam indikator pencapaian.

Keenam indikator tersebut adalah academic reputation (40 persen), employer reputation (10 persen), student-to-faculty ratio (20 persen), citation per faculty (20 persen), international faculty ratio (lima persen) dan international student ratio (lima persen).

Setiap indikator mempunyai bobot nilai yang berbeda ketika dijumlahkan menjadi nilai keseluruhan. Empat indikator dinilai berdasarkan data fisik dan sisanya berdasarkan survei global terbanyak untuk akademik dan ketenagakerjaan.

Sementara itu juga Universitas Gadjah Mada (UGM)  meraih posisi ke 402 dunia. “Tahun ini sebenarnya UGM ditargetkan oleh Kemristekdikti untuk masuk ke 500 besar dunia. Jadi, dengan naik ke 402, UGM sebenarnya sudah melampaui target,” ujar Kepala Kantor Jaminan Mutu (KJM) UGM, Prof Indra Wijaya Kusuma seperti dilansir dari laman UGM.

Sebelumnya, UGM masih menempati posisi 501 dunia. Rencana strategis Kemristekdikti juga mengamanatkan agar beberapa kampus meningkatkan daya saing nasional melalui peringkat 500 besar dunia

yang pemeringkatannya dilakukan oleh Quacquarelli Symonds (QS) melalui QS World University Ranking.

Karena itu, Indra memaparkan, lompatan yang dialami pada tahun ini menunjukkan besarnya komitmen serta kerja keras yang telah dilakukan oleh civitas akademika UGM dalam meningkatkan kualitas.

“Prestasi ini sukses diraih berkat kerja keras seluruh civitas akademika UGM dalam melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi. Selamat untuk seluruh civitas akademika UGM,” ujarnya seperti dinukil dalam laman okezone.com.

Ke depan, UGM memiliki tantangan untuk meneruskan kemajuan pencapaian pada tahun ini demi kesinambungan peningkatan kualitas. Untuk itu, menurut Indra, perbaikan harus terus dilakukan di semua aspek.

“Semua aspek harus ditingkatkan, terutama riset, publikasi, dan sitasi UGM. Selain itu, perlu ada penambahan dosen, serta menaikkan reputasi akademik dan employer,” pungkas Indra.

Editor : Syl

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button