Uncategorized

AJI Palembang : PT MNI Jangan Sebarkan Fitnah Terkait PHK Koran Sindo

PALEMBANG,BritaBrita.com-Pernyataan CEO PT Media Nusantara Informasi (MNI), Sururi Al Faruq yang menyatakan pekerja Koran Sindo Palembang masih bekerja sebagaimana mestinya dan masih eksis hendaknya dikoreksi. Pernyataan ini sangat berbeda dibandingkan pengaduan yang diadvokasi oleh AJI Palembang.

img_20170713_192012

Sampai dengan pertemuan bipartit sebanyak dua kali yang gagal di Palembang, akhirnya pekerja mulai melangkah ke tahapan tripartit. Hal ini membuktikan jika perusahaan terutama manajemen tidak memahami permasalahan ketenagakerjaan secara utuh. AJI Palembang menilai, sejak dari tindakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak, pihak perusahaan juga sudah semena-mena pada pekerja.

“Lalu setelah dilakukan undangan perundingan bipartit, malah perusahaan tidak hadir. Ini namanya, perusahaan tidak menjalankan konsekuensi akibat kebijakannya,”ujar Ketua AJI Palembang Ibrahim Arsyad, Kamis (13/6/2017).

Apalagi, pernyataan yang dirilis oleh pihak manajemen yang menyatakan Koran Sindo Palembang sudah kembali eksis dan pekerja sudah bekerja sebagaimana mestinya, maka hal tersebut dibantah oleh para pekerja.

“Karena AJI Palembang tergabung dalam advokasi yang dilakukan pada karyawan koran sindo palembang, yang disampaikan pemimpin perusahaan itu sangat bertolak belakang dengan kondisi sebenarnya. Para pekerja masih berjuang memperjuangkan hak mereka,”ungkapnya.

Tindakan perusahaan yang melakukan PHK sepihak menimbulkan konsekuensi diantaranya harus membayarkan pesangon sesuai UU Ketenagakerjaan. Merunjuk pada UU Ketenagakerjaan, PT MNI tunduk pada ketentuan pasal 156 UU No.13/2003 tentang ketenagakerjaan. Kondisi PHK akibat efisiensi maka berlaku 2 PMTK yang artinya sama dengan uang pesangon dua kali ketentuan pasal 156 ayat 4, selain itu uang penghargaan masa kerja satu kali dan uang penggantian hak normatif. “Tuntutan 2 x PMTK karyawan te-PHK koran SINDO memang sesuai UU Ketenagakerjaan,”tegasnya. (Rel)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button