Uncategorized

Lihat Penyu Bertelur Jadi Objek Wisata Di Banyuwangi

BritaBrita.com,Banyuwangi – Banyuwangi memiliki bentangan pantai paling panjang di Indonesia. Tak heran, banyak spesies laut bisa ditemukan di wilayah pantai yang panjang ini.

Salah satunya adalah penyu. Binatang laut ini sering muncul di pantai-pantai yang ada di Banyuwangi. Penyu-penyu ini mendarat dan bertelur di sepanjang pantai Kabupaten paling ujung Timur Pulau Jawa ini.

Banyuwangi sendiri mempunyai bentangan pantai sepanjang 175 kilometer, mulai dari ujung utara di perbatasan Kabupaten Situbondo, hingga ke Selatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Jember.

“Memang ada beberapa lokasi di Banyuwangi menjadi spot penyu bertelur. Mulai dari ujung utara hingga pesisir Selatan Banyuwangi,” ujar Kepala Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Jatim wilayah V Banyuwangi, Sumpena, Minggu (17/9/2017)..

Menurut Sumpena, Banyuwangi memiliki spesies lengkap penyu. Dari tujuh jenis penyu di dunia, ada empat jenis yang ada di Banyuwangi yakni penyu hijau (Chelonia mydas), Penyu sisik (Eretmochelys imbricata), Penyu lekang (Lepidochelys olivacea), dan Penyu belimbing (Dermochelys coriacea).

Sementara Penyu pipih (Natator depressus) dan Penyu tempayan (Caretta caretta) tak ditemukan di Banyuwangi. Dari ketujuh jenis ini, hanya Penyu Kemp’s ridley (Lepidochelys kempi) yang tidak pernah tercatat ditemukan di perairan Indonesia.

“Kalau di Banyuwangi kebanyakan penyu lekang. Sementara tiga diantaranya juga ada di wilayah taman nasional di sini,” tambahnya.

Sumpena juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam konservasi penyu. BKSDA bekerjasama dengan kelompok masyarakat yang peduli dengan perkembangbiakan binatang yang hampir punah ini melakukan pengamanan dan pemantauan.

“Kami juga melakukan penyuluhan kepada anak usia dini dan mengajak mereka melakukan pelepasliaran penyu. Tak hanya itu sosialisasi dilakukan juga pada masyarakat pesisir untuk konservasi penyu yang bertelur di sepanjang pantai,” ujarnya.

“Prosedur upaya pelestarian harus dilakukan oleh semua. Saat ada penyu mendarat dan bertelur harus dilaporkan ke BKSDA agar bisa diselamatkan dari predator dan manusia tak bertanggungjawab,” pungkasnya seperti dinukil dalam laman detikcom.

Editor : Syl

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button