Uncategorized

Viral Fly Over Lempuyangan Bergeser, Ini Tanggapan Dinas PU DIY

BritaBrita.com,Yogyakarta-Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) langsung merespon informasi dari media sosial (medsos) terkait isu pergeseran sambungan balok fly over (jembatan layang) Lempuyangan yang berada di sebelah timur Stasiun Kereta Api Lempuyangan sejak Senin,(25/9/2017).

Menurut Bambang Sugaib, Kepala Seksi di Dinas PUP-ESDM DIY pihaknya sudah terjun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan kondisi jembatan layang Lempuyangan. “Dari segi kontruksinya, kondisi jembatan layang masih aman. Karena memang konstruksi jembatan tersebut memang memiliki rongga atau celah yang berfungsi untuk menghubungkan antarbalok” ucap Bambang, Selasa (26/9/2017).

Karena dalam kondisi aman, jelas Bambang, maka pengguna jalan tidak perlu khawatir berlebihan, sebab isu pergeseran sambungan balok jembatan dan pembangunan jembatan yang tidak sesuai dengan kabar di media sosial tersebut. Sebab konstruksi jembatan memang seperti itu dan tidak alami pergeseran.

Ketidakbenaran isu tersebut juga didapatkan kontributor britabrita.com di lapangan. Peneliti dari Pusat Studi Transportasi dan Logistik Universitas Gadjah Mada (Pustral UGM), Arif Wismadi mengatakan secara umum jembatan yang menggunakan model ‘simple beam’ memiliki ruang gerak pada tumpuannya.

“Memang perhatian masyarakat terhadap infrastruktur publik memang harus cepat direspon dan diapresiasi. Namun perlu juga diimbangi dengan edukasi publik oleh instansi yang berwenang” ungkap Arif Wismadi

Seperti diinformasikan beredar isu jika fly over Lempuyangan di sebelah Timur stasiun Kereta Api Lempuyangan digegerkan mengalami pergeseran. Beberapa netizen sempat menyarankan warga yang melintas di jembatan layang tersebut untuk berhati-hati dan agar menghindari jalur yang melintas di atas jalur rel KA itu.

Wartawan : Pipit

Editor : Syl

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button