Uncategorized

Pasar Rakyat Jogja Expo Gandeng UKM

BritaBrita.com,Yogyakarta – Berbagai rangkaian besar lainnya telah usai dilaksanakan dalam memperingati HUT kota Yogyakarta yang ke-261 tahun. Namun kemeriahan rupanya tak berhenti disitu saja, 7 Oktober kemarin hingga 15 Oktober mendatang Yayasan Mekar Insani yang bekerja sama dengan KOREM 072 Yogyakarta menggelar Jogja bazar and expo, untuk merayakan HUT kota Jogja yang bertepatan pula dengan HUT TNI. Menariknya pasar raya ini juga menggandeng Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Ketua Pelaksana Jogja Bazar dan Expo, Syarofin Arba mengatakan event tersebut merupakan salah satu upaya mengangkat kembali potensi yang dimiliki Yogyakarta. Sebagai kota sejarah, budaya bahkan pelajar dan tujuan wisata, Ia mengaku sangat bangga menjadi bagian dari Yogyakarta. Untuk itu, dengan potensi yang dimiliki Jogja sebagai icon nasional dan tujuan wisata, pihaknya sangat mendukung untuk publikasi berbagai keunggulan kota Jogja.

Ketua Pelaksana Jogja Bazar dan Expo 2017, Syarofin Arba.

Produk-produk yang diunggulkan tersebut antara lain kerajinan tangan, kuliner khas seperti ‘Wedang uwuh’, fashion, dan berbagai pernik lainnya hingga perlengkapan penelitian dosen dan mahasiswa dari Kementerian Penelitian Ilmu Sains dan Teknologi, serta stand Kementerian Luar Negeri untuk mendukung eksplorasi pariwisata kota Jogja.

Dalam event bazar dan expo yang merupakan gelaran pertama ini, diakui Kepala Yayasan Pondok Pesantren di Suryodiningratan Rat 33 ini memang sifatnya belum bisa menghimpun semua kerajinan kota Jogja. Namun setidaknya, ujar dia, mampu menampilkan wajah Jogja. “Jika berlanjut, ke depan akan ditingkatkan kembali untuk produk-produknya” tandasnya kepada BritaBrita.com, Senin (9/10/2017).

Berbeda dengan pagelaran kemeriahan HUT kota Jogja beberapa hari sebelumnya, masyarakat Jogja memang belum disuguhkan dengan adanya bazar, expo atau pasar rakyat yang memiliki orientasi khusus untuk mengembangkan bisnis usaha kecil menengah dari berbagai segi. Kegiatan yang didukung oleh Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta dan Wali Kota Jogja ini menghimpun Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dari seluruh kota di Jogya yang neliputi 14 kecamatan dan 20 UKM untuk kabupaten Bantul.

Selain itu, untuk memeriahkan acara, masyarakat Jogja juga akan dihibur dengan gelaran seni dari berbagai kelompok seni tari tradisional maupun modern, musik kontemporer dan modern, serta monolog dan pembacaan puisi yang dimulai pukul 20.30 WIB.

“Selain keterlibatan seniman Jogja, acara ini juga terselenggara berkat sumbangsih dari kelompok seniman Jakarta. Hal ini tentu semakin mengangkat potensi seni dari para seniman kota Yogya disamping kontribusi seniman Jakarta,” ungkap alumnus Hubungan International Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini.

Wartawan :Pipit

Editor : Syl

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button