Uncategorized

BAPAS EXPO-Warga Binaan Juga Bisa Berkarya

BritaBrita.com,Yogyakarta -Badan Permasyarakatan (BAPAS) Yogyakarta dibawah naungan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menggelar BAPAS Expo 2017 di depan Gedung BAPAS Jalan Pangurakan, Prawirodirjan, Gondomanan, Jumat (20/10/2017).

Berbagai kerajinan tangan unik seperti sepatu rajut, tas rajut, gantungan kunci, batik hingga kuliner khas ala warga binaan BAPAS Yogyakarta dipamerkan di acara tersebut.

Salah satu rangkaian acara dalam menyambut hari Dharma Karya Dika yakni hari Pengayoman Kemenkumham pada 30 Oktober mendatang.

Kepala BAPAS Yogyakarta, Tulus Basuki, BC IP S Sos MM membuka langsung acara. Tak kurang dari 13 warga binaan antusias menyambut BAPAS Expo tersebut.

“Sejak terlibat hukum, warga binaan tersebut telah mengalami keretakan kehidupan dan penghidupan, sehingga melalui BAPAS Expo ini kita mendukung untuk pemulihkan kehidupan mereka dengan penghidupan yang layak yakni dari segi usaha dan kreativitasnya” ujarnya.

Mereka (warga binaan), lanjut dia, jangan hanya dipandang sebelah mata. Sebab mereka juga bisa berkarya. Menurutnya, BAPAS dibagi 3 seksi yakni Tata Usaha, Bimbingan klien Dewasa, dan Bimbingan klien Anak. BAPAS Expo menjadi salah satu program Bimbingan Klien Dewasa yang dinaunginya tersebut.

Sementara itu, Sri Rahayu Prakarsawati, selaku Kepala Seksi Bimbingan Klien Dewasa mengatakan banyak kasus disebabkan oleh latar belakang ekonomi.

Ketua Seksi Bimbingan Klien Dewasa sekaligus ketua pelaksana BAPAS Expo (berjilbab, ketiga dari kanan) dan Staff Bimbingan Klien Dewasa yang juga sekretaris pelaksana ( kanan), Kristanto Setiawan bersama panitia dan warga binaan yang mengikuti BAPAS Expo.

Pihaknya mencoba untuk mensupport warga binaannya agar termotivasi untuk mandiri dengan keterampilan.

“Ekonomi memang tergolong paling tinggi dari sekian banyak kasus yang kita tangani di BAPAS ini, selain narkoba dan tawuran. Maka ini salah satu upaya kami mengembalikan kehidupan dan penghidupan mereka” kata wanita asal Kalimantan Barat itu, Jumat (20/10/2017).

Untuk diketahui, BAPAS Expo sendiri dilakukan satu tahun minimal tiga kali, yakni bertepatan dengan HUT LAPAS 27 April, HUT kemerdekaan Indonesia, dan HUT Kemenkumham atau Dharma Karya Dhika.

Janu Jatmiko, salah satu warga binaan yang turut meramaikan BAPAS Expo mengaku sangat antusias. “Alhamdulillah semakin membaik, bahkan kini saya sudah bisa buka dua cabang setelah mengikuti pelatihan dan didukung pula dengan ajang promosi seperti ini” ungkap pria yang sempat merasakan getirnya kehidupan di balik jeruji besi selama 6 tahun atas kasus Narkoba.

Setelah menuntaskan kewajibannya dibina di lembaga permasyarakatan 2015 lalu, Janu kemudian membuka usaha kuliner yakni Kebab. Diakui pemilik dua cabang di jalan Magelang dan Godean Km 5 Yogyakarta ini, selama dua tahun menggeluti usaha, kondisi ekonomi dan pribadinya menjadi semakin membaik.

“BAPAS telah banyak memberikan kegiatan positif untuk memulihkan kehidupan dan penghidupan kami, warga binaan. Semoga ke depan BAPAS Expo bisa dilakukan lebih sering, agar lebih menunjang promosi kami dan berbagai kegiatan positif lainnya” pungkasnya.

Reporter : Pipit
Editor : Syl

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button