POLITIK

Wartawan Hilman Mattauch Sopir Setya Novanto Dipecat Metro TV

BritaBrita.com,Jakarta – Metro TV memecat kontributornya, Hilman Mattauch, yang menjadi sopir dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dan tersangka korupsi E-KTP Setya Novanto dalam kecelakaan menabrak tiang listrik pada Kamis, 16 November 2017.

Keputusan diambil oleh Metro TV melalui sidang terhadap Hilman Mattauch pada Sabtu kemarin, 18 November 2017. “Kalau bahasa halusnya kami minta dia selesaikan urusan hukumnya kemudian mengundurkan diri sejak kemarin itu,” kata Pemimpin Redaksi Metro TV Don Bosco Selamun ketika dihubungi, Minggu 19 November 2017.

Hilman Mattauch menjadi sorotan akhir-akhir ini akibat menjadi sopir Setya Novanto yang menjadi buron Komisi Pemberantasan Korupsi. Ia diketahui sebagai pengendara mobil Toyota Fortuner berpelat B1732 ZLO yang dinaiki Setya dan kemudian menabrak tiang listrik di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan, Kamis lalu, 16 November 2017. Polisi pun menjadikan Hilman Mattauch sebagai tersangka kasus kecelakaan tunggal itu karena dinilai lalai.

Ketua DPR sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, yang juga tersangka kasus korupsi proyek e-KTP, mengalami cedera di kepala yang membuatnya dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau dan kemudian Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Don Bosco melanjutkan, Hilman Mattauch diberhentikan bukan hanya karena berperkara hukum tetapi juga karena melakukan pelanggaran lain. Hilman Mattauch dianggap menyalahi prosedur perusahaan dengan menjemput dan menyopiri Setya Novanto menggunakan mobil pribadinya, Toyota Fortuner tahun 2012 tersebut.

“Prosedurnya di Metro TV itu tamu dijemput oleh mobil resmi perusahaan, bukan mobil pribadi. Teman-teman yang menyidangkan kemarin menganggap itu tidak proper,” kata Bosco seperti dinukil dalam laman tempo.co.

Don Bosco juga melihat ada gelagat conflict of interest pada masalah Hilman Mattauch menjadi sopir Setya Novanto.

Sebelumnya, Hilman Mattauch pernah diberhentikan sebagai kontributor Metro TV pada 16 Juni 2016 lalu. Hilman dianggap menyalahi kode etik dengan menghalangi kerja wartawan Metro TV dan lainnya dalam peliputan di Komisi Pemberantasan Korupsi. Dia pun kedapatan “mengamankan” pihak yang sedang diperiksa KPK. Namun, dia kembali dikontrak sebagai kontributor Metro TV untuk wilayah Jakarta Barat pada pertengahan November 2016.

Editor : Syl

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button