Uncategorized

Coba Bayangkan Jika Jakarta Bukan Lagi Ibukota Negara? Ini Penjelasan Menteri Bambang

BritaBrita.com,Jakarta – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro tengah melakukan pencarian ibu kota baru yang akan menggantikan Jakarta sebagai pusat pemerintahan. Lalu, bagaimana nasib Jakarta setelah sudah tidak lagi menjadi pusat pemerintahan dan akan menjadi pusat bisnis?

“Jakarta tetap akan berfungsi sebagai pusat bisnis,” kata Bambang usai menghadiri Outlook Pasar Modal 2018 di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (14/12/2017).

Ke depan dengan predikat tersebut, Bambang menggambarkan bahwa Jakarta akan tetap menjadi kota besar dengan penduduk yang semakin banyak. Perekonomian DKI Jakarta akan kian melambung yang diikuti dengan semakin tingginya pendapatan per kapita warga.

“Kita ingin (pindahkan ibu kota) untuk mulai menciptakan alternatif sumber pertumbuhan baru terutama di luar Jawa,” dia menjelaskan.

Lebih jauh mantan Menteri Keuangan itu menerangkan, salah satu yang mampu mendorong pertumbuhan baru di luar Jawa adalah dengan pusat pemerintahan. Hal ini sudah terjadi di beberapa negara.

“Tentunya kota yang didesain nanti tidak hanya pusat pemerintahan, tapi juga didukung kualitas ekonomi pendukungnya. Jadi, tidak hanya bergantung pada pemerintahan,” tutur Bambang.

Dengan kata lain, ibu kota baru nanti bukan saja akan menjadi pusat pemerintahan, melainkan juga ada bisnis pendukung yang akan bertumbuh. Bambang mencontohkan Washington DC dan New York. New York menjadi pusat keuangan besar, sedangkan Washington selain pusat pemerintahan, juga lengkap dengan semua kegiatan ekonomi tapi tidak dalam skala besar seperti New York.

“Ya namanya businessman, melihat peluang pasti akan datang. Kota itu tetap pusat pemerintahan, tapi pusat bisnisnya tidak akan besar,” pungkas Bambang. (net/syl)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button