Uncategorized

Viral! Karena Beragama Islam, Gadis di Amerika Dipukuli Teman Sekolah

BritaBrita.com,FLORIDA – Seorang gadis Muslim berusia 14 tahun dipukuli secara brutal oleh teman-teman sekolahnya di Florida, Amerika Serikat (AS) karena agamanya. Polisi Florida kini meluncurkan penyelidikan setelah video serangan itu viral di media sosial.

Ayah korban, Shakeel Munshi, yang menerima video serangan itu mengunggahnya di Facebook pada hari Jumat. Sejak itu, video menyebar.

Munshi mengatakan bahwa putrinya yang bernama Manaal adalah pelajar kelas 9. Menurutnya, korban berulang kali diintimidasi oleh beberapa gadis di West Boca High School di Kota Boca Raton, Florida karena identitasnya yang beragama Islam.

“Dia (korban) memutuskan untuk menyelesaikan ini (dengan) berbicara kepada pelanggar (pelaku intimidasi). Namun, dia dipukuli dengan buruk oleh sekelompok gadis pada hari Kamis,” kata Munshi.

Video tersebut menunjukkan serangan “gang-style” (ala geng), yang dilakukan oleh setidaknya tiga anak perempuan seumuran korban. Sedangkan para remaja lain berkerumun di sekitar lokasi.

“Dia (korban) tidak mengulurkan tangan karena tidak ingin melawan,” tulis Munshi, yang menambahkan bahwa istrinya telah menghubungi polisi dan menekan anak-anak perempuan penyerang putrinya.

Munshi mengatakan kepada NBC Miami bahwa para remaja tersebut biasa memanggil putrinya dengan sebutan teroris. ”Dia memar di wajah. Satu bagian mata menghitam, ada bekas cakaran kuku besar di lehernya, dan ada banyak benjolan besar di wajahnya, di kepalanya,” ujar Munshi, yang dikutip Sabtu (23/12/2017).

“Dia biasa mengatakan bahwa mereka mempermainkannya, bahwa dia teroris, semacam itu,” lanjut Munshi.

Kantor Sheriff Palm Beach County (PBSO) mengeluarkan sebuah pernyataan pada hari Jumat bahwa polisi sedang menyelidiki insiden tersebut. Namun, terkait keluhan intimidasi karena alasan rasial tidak dibahas polisi.

Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) Florida mengecam serangan terhadap gadis tersebut. CAIR meminta agen penegak hukum untuk mengajukan tuntutan kepada orang-orang yang menyerang Manaal.

”CAIR-Florida menerima banyak keluhan tentang insiden intimidasi di sekolah dan serangan serius terhadap remaja Muslim pada tingkat yang terus meningkat,” kata Omar Saleh, penasihat Hak Sipil CAIR-Florida, dalam sebuah pernyataan.

”Kami telah menjangkau keluarga korban dan akan memastikan bahwa masalah serius ini ditangani dengan cepat dan tepat oleh pejabat setempat.” pungkasnya.

Polisi Florida Selidiki Pemukulan Remaja Muslim

FLORIDA — Kantor sheriff Florida sedang menyelidiki kasus pemukulan terhadap seorang remaja perempuan Muslim, Jumat (22/12). Pemukulan oleh tiga orang remaja ini direkam dalam sebuah video yang kemudian menyebar viral di Facebook.

Juru bicara sheriff Palm Beach County, Teri Barbera mengatakan mereka telah bekerja sama dengan pihak sekolah. Korban diketahui berusia 14 tahun dan tuntutan tambahan dapat diajukan.
Dia mengatakan insiden pemukulan terjadi pada hari Kamis kemungkinan karena masalah laki-laki dan bukan agama. Barbera menyebut insiden ini terjadi di sebuah taman dekat West Boca High School, tempat sekolah korban.
Video direkam oleh seorang teman korban dan diunggah oleh sang ayah. Ia menulis pemukulan terjadi karena putrinya adalah seorang Muslim.
Kantor berita CBS mewawancarai si ayah remaja melalui Facetime karena dia saat ini berada di luar negeri. Dia mengatakan ini bukan pertama kalinya putrinya dilecehkan dan diejek karena menjadi Muslim di sekolah tersebut.
“Terkadang dia mengatakan bahwa mereka mempermainkannya karena dia seorang Muslim, memanggilnya teroris,” kata dia.
Sang ayah biasanya hanya bisa mengatakan agar tidak menganggapnya serius karena teman-temannya mungkin hanya bercanda.
Pengacara untuk Dewan Hubungan Amerika-Islam-Florida, Omar Saleh mengatakan ia sudah bicara singkat dengan ibu korban. Si ibu mengatakan putrinya sedang menerima perawatan medis meski tidak tahu separah apa lukanya.
Dewan pun meminta tiga pelaku yang memukulnya untuk menanggung biaya perawatan. Barbera menjelaskan, sebelum insiden korban dan salah satu pelaku yang berasal dari sekolah lain sepakat untuk bertemu.
Korban mengira pertemuan tersebut akan membahas perselisihan yang sedang berlangsung antara keduanya. Padahal pelaku membawa serta teman lain untuk membantunya berkelahi.
Dalam video berdurasi 53 detik yang menyebar, tampak korban dikeroyok dipukuli berulang kali. Sepanjang video, korban tidak pernah terlihat membalas pukulan.
Pengawas Sekolah Pantai Palm Beach County Robert Avossa mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dia merasa sedih dengan kekerasan yang tidak masuk akal ini. Ia juga kecewa karena para siswa yang merekam pemukulan tersebut tidak datang untuk bantuan korban.
“Sebagai sebuah komunitas, kita tidak bisa menjadi pengamat pasif dari tindakan semacam itu,” katanya.(net/*syl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button