Uncategorized

Piala Presiden 2018 Ternoda Lapangan Becek. Infrastruktur Sepakbola Tak Handal

BritaBrita.com,JAKARTA-Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali tadi malam menggelar laga kedua grup D Piala Presiden antara Persija Jakarta vs PSPS Pekanbaru diguyur hujan, lapangan jadi tergenang. Hal itu jadi keluhan pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco.

Menurutnya, dengan kondisi lapangan yang berair justru membuat strateginya tak berjalan dan mesti diubah. Setelah lapangan berair pelatih asal Brazil ini meminta anak asuhnya bermain dengan bola panjang. “Jadi kami hanya main direct ball, Tak lagi bermain bola bawah,” ucap Teco, Jumat (19/1) malam, saat jumpa pers usai laga.

Bahkan laga yang sempat tertunda pada babak kedua itu juga sempat membuat para pemainnya kehilangan konsentrasi. Hal itu membuat Persija sempat ditekan oleh PSPS dan tak bisa mengembangkan permainan. “Kami harus mendapatkan momen lagi agar bisa tune in dalam pertandingan,” tuturnya.

Ia juga menyayangkan terkait banyaknya peluang yang diciptakan Ismed Sofyan dkk tapi tak menjadi gol di babak pertama. Sehingga sebenarnya, Persija bisa memanfaatkan kesempatan itu dan memperoleh banyak gol. “Seperti di babak pertama harusnya kami bisa cetak dua gol. Kami punya banyak peluang dan seharusnya bisa lebih banyak,” paparnya.

Tapi hasil ini tetap disyukuri Teco, apalagi dengan kondisi lelah usai mengikuti turnamen di Malaysia. Sehingga rasa lelah masih menyelimuti para pemain, tetapi di lapangan pemain masih menunjukkan permainan terbaiknya. “Saya rasa ini hasil maksimal kami. Laga selanjutnya kami akan terus memperbaiki kekurangan yang ada,” papar pria dari Brazil ini seperti dinukil dalam laman Jawapos.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button