PALEMBANG

KPK Datang ke Palembang Periksa Mantan Ketua KPU Palembang, Eftiyani

BritaBrita.com,PALEMBANG – Para petugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan tindaklanjut penyelidikan kasus Muktar Efendi di Mapolresta Palembang.Tampak, beberapa orang petugas KPK tiba di Mapolesta Palembang dengan membawa satu koper besar berwarna emas, beberapa plastik, serta tas ransel.

Mereka masuk ke dalam ruangan Unit Pidana Korupsi Sat Reskrim Polresta Palembang.

Informasinya, ada 18 orang pejabat pemerintah dan instansi di kota Palembang yang dipanggil oleh KPK.

Salah seorang yang dipanggil sebagai saksi oleh KPK ialah Eftiyani, mantan ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palembang.

Eftiyani

Menggunakan baju berwarna putih, Eftiyani yang pertama kali keluar dari ruang penyidikan.

Saat dibincangi, Eftiyani mengaku, dipanggil KPK untuk mereview Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang telah dilakukan beberapa waktu yang lalu.

“Sebentar cuma di dalam tadi. Cuma ditanya apakah kenal dengan Mukhtar Efendi. Sudah itu saja, review BAP yang lama. Lama ngeprintnya saja tadi, sama mengambil sumpah,” terangnya seperti dinukil dalam laman tribunnews.com.

Mantan Sekda Pemkot Juga Diperiksa

Sementara itu, Manajer Sriwijaya FC, Ucok Hidayat yang pada saat kasus suap Pilkada Palembang 2013 sebagai Sekda Kota Palembang juga turut diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Mengenakan baju safari berwarna putih lengan pendek dipadu celana dasar hitam, Ucok  mendatangi ruang unit tipikor Polresta Palembang.

Ucok Hidayat

Dengan ekspresi dingin Ucok langsung menuju ruang unti tipikor.Tak sepatah kata pun keluar dari mulut manajer Sriwijaya FC ini.

Ia hanya sesekali melemparkan senyum kepada puluhan awak media yang tengah menunggunya.

Ucok diperiksa setelah lebih dahulu dua rekan lainnya yakni H Eftiyani mantan ketua KPU Kota Palembang, Raymon Lauri mantan Kabag Umum Pemkot Palembang yang menjabat saat ini sebagai sekretaris di Dinas Pariwisata menjalani pemeriksaan.

Seperti dinukil dalam laman Sripo,  ketiganya diduga terlibat Kasus suap pilkada 2013 kota Palembang yang lebih dahulu menyeret Walikota Terpilih alm H Romi Herton dan istrinya Masyito yang sudah menjalani hukuman atas suap dengan Hakim MA Akhil muktar.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button