Uncategorized

Ini 3 Surga Peselancar Dunia di Pulau Sumatera

BritaBrita.com,JAKARTA – Bagi para peselancar dunia, Indonesia termasuk salah satu surga. Banyak spot menarik untuk dijajal dan meluapkan andrenalin.

Di Sumatra saja, sekurangnya ada tiga lokasi selancar yang bisa menjadi pilihan untuk berselancar. Tidak mengherankan di tiga lokasi berikut itu banyak turis asing dengan papan selancar melakukan aktivitas. Umunya, para peselancar itu bergantian atau berbarengan berselancar menjajal ombak yang bergulung.

Teluk Lagundri di Pulau Nias, Sumatra Utara menjadi spot favorit untuk berselancar. - Istimewa
Teluk Lagundri di Pulau Nias, Sumatra Utara menjadi spot favorit untuk berselancar. – Istimewa

Masing-masing spot selancar itu memiliki kelebihan, dan daya tarik sehingga turis mancanegara rela datang ke lokasi yang jauh dari kota. Berikut 3 spot selancar populer di Pulau Sumatra yang bisa jadi pilihan bagi peselancar :

1. Kepulauan Nias

Spot selancar di Kepuluan Nias, Sumatra Utara, memang sudah mendunia. Bahkan dua di antaranya termasuk dalam 10 spot terbaik seantero jagat untuk berselancar.

Dua titik itu dikenal dengan nama The Pointdan Indicator. Keduanya merupakan rangkaian ombak yang terus muncul sepanjang tahun.

Adalah Pantai Sorake, yang menjadi awal para peselancar ini mencapai kedua “kerajaan” ombak tersebut. Pantai ini terletak di Teluk Lagundri.  Bagi turis umum, menikmati Sorake dan Teluk Lagundri tanpa berselancar pun tetap menarik.

Selain itu Nias pun punya daya tarik lain, seperti Pantai Pink atau Gawu Soyo, Pantai Toyolawa, Pantai Tureloto,  Kepulauan Hinako, dan tentunya juga tradisi lompat batu.

2. Kepulauan Mentawai

Untuk mencapai Kabupaten Kepulauan Mentawai dari Padang, pelancong harus naik kapal feri selama 10 jam. Sedangkan dengan perahu cepat perlu waktu sekitar 5 jam.

Ada sekitar 71 spot, 49 berskala internasional dan beberapa di antaranya termasuk termasuk yang terbaik di dunia, di Mentawi. Lokasinya ada di sekitar Pulau Sipora, Siberut, Pagai Utara, Nyang-nyang, dan lain-lain.

Bagi turis umum, tetap mengasyikan menikmati pantai-pantai di Pulau Sipora atau menyesapi deburan ombaknya. Dan jika melangkah pedalaman Siberut, wisatawan bisa bertemu dengan suku Mentawai.

3. Krui, Pesisir Barat

Krui tak lain dari ibukota Pesisir Barat, Lampung. Dari Bandar Lampung perlu perjalanan darat sekitar 6-7 jam.

Para peselancar yang kebanyakan dari mancanegara berkumpul di pantai Tanjung Setia. Area ini memang telah menjadi kawasan khusus dengan deretan home stay.

Di seputar Krui, Pesisir Barat, ini ada 21 spot selancar. Kebanyakan tersebar di Tanjung Setia, Pantai Mandiri, Labuhan Jungkung, Ujung Bapur, Karang Nyimbor Way Jambu, dan Pugung Tampak.

Seperti dinukil dalam laman bisnis.com, bagi turis umum menjelajahi pantai-pantai dengan panorama ombak besar ini tetap menarik. Bisa juga melakukan perjalanan ke pulau-pulau sekitar Krui. Para penggemar wastr, di sini anda bisa menemukan kain tapis dengan sulaman emas.Tak lupa, selalu tersedia pula wisata kuliner.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button