Uncategorized

Astaga! Jembatan Ampera Kini Banyak Sampah dan Bau Kencing

BritaBrita.com,Palembang РTangga menuju jembatan Ampera Palembang, Sumatera Selatan, kini mulai dipenuhi sampah dan bau kencing. Pedagang yang ada di sekitar lokasi berharap ada boks sampah dan petugas kebersihan.

“Selama ini boks sampah hanya di taman bawah Ampera, jadi ya orang-orang yang beraktifitas naik-turun pasti akan buang sampah di tangga. Itu juga nggak ada yang bersihkan dan akhirnya busuk,” kata seorang pedagang, Cek Marlan saat ditemui di lokasi, Jumat (30/3/2018).

Marlan menyebut, kebiasaan buruk yang dilakukan masyarakat sekitar terjadi bukan hanya saat ini saja. Tetapi sudah lama dan belum mendapat perhatian serius dari pemerintah kota.

Tidak hanya sampah, tangga sebagai salah satu akses utama dari pasar 16 Ilir dan dermaga Ampera menuju jembatan juga bau karena sisa buang air kecil. Banyak pula coretan tangan dari orang yang tidak bertanggungjawab.

“Toilet umum itu ada di bawah jembatan, tapi tetap saja ada yang buang air kecil di tangga. Apalagi kalau siang hari dan panas, bau kencing semakin tercium sampai ke bawah. Dinding juga semua sudah penuh dengan coretan,” katanya.

Hii...Jorok! Jembatan Ampera Kini Banyak Sampah dan Bau Kencing

Meskipun begitu, warga Perumnas, Kecamatam Sako Kota Palmebang ini menyebut sisa sampah dan air kencing itu bukan hanya datang dari pedagang dan masyarakat sekitar. Tetapi juga dari masyarakat yang datang dari jauh.

Hal ini pun sangat disayangkan Marlan, mengingat dalam waktu dekat Kota Palembang akan menjadi tuan rumah Asian Games bersama Jakarta. Tentu ini nantinya dapat mencoreng nama baik kota itu sendiri.

“Sangat disayangkan memang, harusnya dari sekarang itu sudah mulai dilakukan pembersihan. Apalagi jembatan Ampera, ada nilai sejarah dan pasti ini menjadi tujuan utama setiap ada yang datang ke Palembang,” kata Marlan.

“Seharusnya ada petugas kebersihan yang jaga di sini, jadi masyarakat tidak buang sampah dan air kecil sembarangan karena Ampera juga salah satu ikon Kota Palembang yang jadi tempat wisata,” pungkasnya seperti dinukil dalam laman detik.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button