NASIONAL

Takjil Mengandung Formalin Marak di Sejumlah Daerah

BritaBrita.com,JAKARTA-Pangan mengandung bahan kimia berbahaya, seperti Formalin dan Rhodamin B, banyak ditemukan di sejumlah daerah. Sanksi terhadap pelaku diminta untuk diperberat. Sebab, kasus tersebut terus berulang.

Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) DKI Jakarta Sukriadi Darma menemukan takjil atau panganan untuk berbuka puasa mengandung Formalin dan pewarna tekstil Rhodamin B di Jakarta.

Temuan ini didapat dari inspeksi mendadak bersama Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Kesehatan.

Terpisah, Kepala Bidang Sertifikasi Informasi Layanan Konsumen BBPOM Banda Aceh Cut Safrina Indriawati mengaku menemukan kandungan zat berbahaya dalam pangan berbuka jenis mi, di Kabupaten Aceh Barat Daya dan di Kabupaten Aceh Selatan.”Kami menemukan es pacar cina positif Rhodamin B, tahu berformalin, dan mie juga berformalin,” kata Sukriadi  seperti dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (6/6).

Menurutnya, takjil mengandung bahan berbahaya ditemukan di tiga titik, yaitu pusat penjualan takjil Summarecon Kelapa Gading, Jakarta Utara; pusat takjil di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat; dan pusat takjil di Jalan Sabang, Jakarta Pusat.

Sukriadi menambahkan BBPOM DKI Jakarta akan langsung menindaklanjuti temuan ini dengan penelusuran lebih lanjut dan jalur pidana.

“Semua yang mengandung bahan berbahaya langsung dimusnahkan dan dilakukan penelusuran ke sumber perolehan bahan berbahaya,” imbuhnya.

“Itu khususnya pada mi terutama sekali yang kami temukan. Kalau yang di Aceh Barat hasilnya negatif dari zat berbahaya, baik formalin maupun boraks dan pewarna,” sebutnya.

Hasil pemeriksaan dan temuan itu telah disampaikan kepada pemda setempat serta instansi teknis terkait untuk langkah pembinaan maupun sampai kepada pemberian sanksi.
Staf Bagian Layanan Informasi Konsumen Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jateng Eni Zuniati menambahkan pihaknya juga menemukan produk makanan ringan jenis rengginang singkong dan selondok, ikan asin teri, dan cumi-cumi mengandung Rhodamin B dan ikan asin mengandung formalin.

Hal itu didasarkan hasil penelitian atas sampel makanan yang diambil dari Pasar Rejowinangun, Magelang, Senin (4/6).

Selain itu, Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Medan Yulius Sacramento Tarigan mengaku pihaknya menggerebek sebuah rumah yang dijadikan lokasi industri cincau berformalin, di Desa Blankahan, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Sabtu (26/5).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button