PALEMBANGPOLITIK

Ini Kata Sarimuda Setelah Kalah Pilkada Kota Palembang Versi Hitung Cepat

BritaBrita.com,PALEMBANG РPasangan calon Walikota dan Wakil Walikota, Ir Sarimuda- Abdul Rozak meminta masyarakat jangan percaya dan terpengaruh dari Quick Count yang dipublikasikan ke masyarakat.

Sebab penghitungan suara yang sah adalah dari KPU Palembang.

“Saya minta masyarakat, pendukung dan relawan serta saksi tetap bekerja.”

“Jangan terpengaruh dengan informasi yang menyesatkan, hasil ada di KPU,” tegas Sarimuda pada konferensi pers menanggapi pilkada Palembang yang baru berlangsung, Rabu (27/6/2018) malam.

Ia mengakui, pilkada 2018 ini banyak kecurangan sebab dari temuan timnya, sebanyak 257 ribu terdapat pemilih ganda bahkan 50 persen DPT amburadul.

“Pilkada kali ini boleh dikatakan penuh dengan kecurangan.”

“Berdasarkan hasil manual kita masih menghitung, malam hari ini masih akan terima C1KWK,” jelasnya.

Sampai sekarang pihaknya masih menghitung, bahkan mirisnya Sarimuda mengakui ditemukan kotak suara yang dibongkar untuk mengganti C1KWK.

Namun tim advokasi masih bekerja terus di lapangan melihat kondisi.

“Di lapangan kita temukan di salah satu TPS kotak suara dibuka. Selain itu banyak surat suara kurang, contohnya mata pilih 300 tapi surat hanya 200.”ujarnya.

“Nah ini pemilih seperti mengejar-ngejar, kemudian C1KWK dikotak hanya satu lembar. Para saksi hanya nerima fotocopy hal yang sangat menyolok kecurangan dilakukan.”

“Kemudian di satu Kelurahan dari 20 TPS hanya 4 benar, dan 16 TPS akan dibuka lagi, nah ini relawan kita minta hadirkan seluruh saksi, inilah kecurangan yang dilakukan oleh penyelenggara,” jelasnya.

Ia pun tak menampik meskipun hasil nantinya dirilis, kemungkinan besar akan terjadi kecurangan seperti dialaminya pada 2013 lalu.

Sementara, Tim Pemenang Sarimuda-Rozak, Eddy Santana Putra juga mengatakan hasil belum final.

Sampai saat ini baru terkumpul 1.000 C1KWK dan tengah dihitung secara real count oleh tim.

“Tetap tenang dan belum final artinya harus menunggu real count dan penghitungan KPU.”

“Saya tegaskan jangan lengah, jangan sampai terjadi Palembang kecurangan terstruktur dan masif sehingga mencoreng demokrasi Palembang,” katanya seperti dinukil dalam laman tribunnews.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button