PALEMBANGSUMSEL

Selama Pandemi Covid-19, Herman Deru Minta Warga Salat Tarawih di Rumah Saja

BritaBrita.com, Palembang-Selama pandemi Covid-19, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru meminta warganya untuk salat tarawih di rumah saja. Hal tersebut diyakini bisa memutus mata rantai Covid-19.

“Saya sadari betul masyarakat muslim di Sumsel terbiasa dengan salat tarawih di masjid-masjid. Namun kali ini, besar harapan saya agar tidak dilakukan mengingat pandemi covid-19 terus meluas,” ujarnya, Senin (20/4/2020).

Permintaan ini juga sesuai surat edaran Menteri Agama (Menag) RI Fachrul Razi tentang peniadaan shalat tarawih berjamaah di masjid pada bulan Ramadhan 1441 Hijriah. Diakui Herman Deru, pada dasarnya pemerintah tidak pernah melarang warganya untuk melakukan ibadah, baik itu umat Islam, Kristen, Khatolik atau lainnya.

Namun demikian, demi memutus mata rantai Covid-19 masyarakat diminta tetap disiplin menjaga jarak atau physical distancing.

“Oleh karena itu, menyambut datangnya bukan suci Ramadhan ini, saya mengimbau dan meminta masyarakat Sumsel untuk mentaati himbauan pemerintah. Kami menganjurkan dengan sangat untuk kita sama-sama memutus mata rantai Covid-19 ini dengan jaga jarak. Jadi beribadahnya tidak dilarang tapi di rumah masing-masing untuk saat ini,” jelasnya.

Terkait hal-hal yang berhubungan dengan ibadah seperti ini, Herman Deru mengatakan akan menyerahkan sepenuhnya pada institusi yang berwenang.

Dan mereka itulah yang nanti menyampaikan ke para jemaahnya tentang panduan cegah Covid-19 dalam rangka pelaksanaan peribadatan.

“Kita pemerintah hanya mengkanalisasi anjuran dari organisasi yang berwenang,” jelasnya.

Seperti diketahui, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 6 Tahun 2020 tentang “Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di tengah Pandemi Wabah Covid-19”. Ada 17 panduan pelaksanaan ibadah yang tertulis dalam surat edaran itu.

Di antaranya panduan beribadah yang sesuai dengan Syariat Islam sekaligus mencegah, mengurangi penyebaran, dan melindungi masyarakat muslim di Indonesia dari risiko Virus Corona (Covid-19). Salah satu imbauannya adalah melakukan tarawih hingga tadarus hingga di rumah selama Ramadhan. Seperti diketahui umat Muslim diperkirakan mulai akan menjalani ibadah puasa pada tanggal 24 April atau sekitar empat hari lagi.

Sedangkan salat tarawih perdana biasanya dilakukan sehari sebelum puasa atau diperkirakan tanggal 23 April 2020. “Saya berharap kita semua, masyarakat Sumsel selalu diberikan kesehatan sehingga bulan Ramadan tahun ini bisa kita jalani dengan lancar,” katanya.

Reporter : Maulana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button