PALEMBANGSUMSEL

Kasus Bantuan Sembako Berkurang, Bulog Siap Mengganti

BritaBrita.com,Palembang-Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bangka Belitung (Babel) siap mengganti atau melengkapi kekurangan isi bantuan sembako kepada warga terdampak Covid-19. Hal ini berdasarkan temuan Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda saat pembagian bantuan sembako, Kamis (23/4/2020) kemarin. Isi bantuan sembako yang berkurang 5 kg tersebut membuat Ia marah besar.

“Kemarin saya melakukan peninjauan di kecamatan Seberang Ulu 1 dan Kertapati, hasil pengamatan di lapangan memang ada sedikit kesalahan teknis dalam sistem pengemasan sembako tersebut,” kata Fitrianti saat meninjau kantor dan gudang beras yang ada jalan Perintis Kemerdekaan Palembang, Jumat (24/4/2020).

Menurutnya, kunjungan tersebut sengaja untuk melihat persiapan ketersediaan sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19

Dalam kemasan tersebut jelasnya memang ditemui ada kekurangan dalam pembagian sembako namun hal ini secara cepat diatasi bersama pihak Bulog.

“Masalah kekurangan tersebut dari pihak terkait akan bertanggung jawab dengan melengkapi kekurangan sesuai standar yang diberikan dengan minyak 2 liter, gula 2 kg, gandum 1 kg dan beras 10 kg,” katanya.

Lebih Lanjut Fitri menjelaskan, masalah temuan terjadi di Kecamatan Kertapati saat pembagian sembako. Hal ini karena kesalahan pendataan dari Bulog sendiri.

Maka dari itu ia secepatnya datang untuk melaporkan hal tersebut, dari hasil pertemuan tadi pihak bulog segera menyanggupi untuk melengkapi kembali kekurangan tersebut.

“Saya mengharapkan kepada masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengawasan di lapangan mulai dari masyarakat dan RT. Alhamdulilah dari pihak bulog sendiri akan bertanggung jawab penuh dari kesalahan data yang telah terjadi,” ujarnya.

Di lain hal ia menganjurkan untuk juga mensosialisasikan kepada masyarakat untuk belanja secara online agar tidak perlu berduyun-duyun ke pasar.

“Saya juga sudah intruksikan kepada PD Pasar jaya agar secepatnya menerapkan sistem aplikasi di seluruh pasar tentunya bekerja sama dengan ojek online,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Pimpinan Wilayah Perum Bulog Drive Sumsel, Yudi Wijaya membenarkan jika kemarin kemasan 5 kg tersebut terpisah lantaran tidak cukup, kedepan secepatnya kita akan melakukan perbaikan.

“Untuk semua item sembako tersebut akan kita satukan kedalam 1 kotak dan ada listing nama barang tersebut serta jumlah dan beratnya. Untuk saat ini kita akan melakukan perbaikan dari kekeliruan pengemasan barang tersebut. Kemarin kan kita baru lauching sebanyak 500 dan untuk hari ini belum karena masih tahap perbaikan semua. Untuk kesalahan pendataan tadi akan kita tambah kembali,” jelasnya.

Reporter : Kamayel Ar-Razi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button