PALEMBANG

Temannya “Bernyanyi”, Begal Sadis Delapan Kali Beraksi Dibekuk Polisi

BritaBrita.com,Palembang – Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Satreskrim Polrestabes Palembang membekuk Sigit Praboyo (25),pelaku begal sadis, warga Desa Bangun Sari, Tanjung Lago, Banyuasin.

Tersangka yang sudah delapan kali beraksi itu, kerap melakukan aksi begal di sekitar Jembatan Musi IV dan Jalan Jaya maupun Jaya IV kecamatan Seberang Ulu.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Nuryono melalui Kanit Tekab Iptu Tohirin mengatakan tertangkapnya pelaku ini berkat pengembangan informasi yang didapatkan dari temannya Medi Saputra (22) pada Selasa (26/5/2020) sekitar pukul 20.00 WIB.

“Sebelum menangkap pelaku kita terlebih dahulu menangkap rekannya Medi Saputra, kemudian kita melakukan interogasi dan melakukan pengembangan sehingga berhasil mengamankan pelaku di tempat persembunyiannya,” ujarnya, Rabu (27/5/2020).

Untuk modus pelaku tersebut sebelum melakukan aksinya, pelaku awalnya menuduh korban dan saksi Rahmad Ramadani dan Sriyanto yang berada di Tempat Kejadian Perkara sebagai anggota singa mania.

Menurut pihaknya, kedua pelaku tersebut meminta ponsel (telepon seluler) milik korban Rahmad dan Sriyanto dengan alasan ingin melihat galeri foto. Tidak hanya itu pelaku meminta korban untuk mengikuti mereka dan setelah di jalan Jaya IV sepeda motor milik korban Honda BeAT BG 3449 ACU dan dua unit ponsel milik rekan korban diambil paksa pelaku dengan menodongkan senjata tajam (sajam) jenis pisau.

Akibat kejadian tersebut korban melapor ke Polsek SU II Palembang. Lalu Dari laporan itulah anggota kita melakukan penyelidikan dan penyidikan sehingga berhasil mengamankan kedua pelaku tersebut.

“Untuk barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku berupa satu unit Motor Honda Beat Warna Biru Putih  BG 4273 ABM yang digunakan pelaku saat melakukan aksinya,” ungkapnya.

Sedangkan di tempat terpisah, pelaku sigit mengakui perbuatannya. Menurutnya, aksi pembegalan dilakukan bersama rekannya yang sudah tertangkap terlebih dahulu.

Ia pun mengatakan sudah sering melakukan aksi pembegalan dan terakhir ini merupakan aksi ke-8. Untuk modusnya sendiri Ia dan Media menuduh korban sebagai anggota singa mania dan merampas kedua ponsel kedua teman korban.

Lalu pelaku mengaku menggiring korban ke lokasi TKP kedua dan merampas motor korban dengan cara menodongkan pisau ke arah korban.

“Setelah mendapatkan motor hasil begal dengan teman, saya kabur dan menjual hasil rampasan serta uangnya kami bagi dua,” tuturnya.

Reporter : Deni Wahyudi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button