PALEMBANGSUMSEL

Meski Masih Zona Merah, Disdik Palembang Jadwalkan 15 Juni Siswa Masuk Sekolah

BritaBrita.com,Palembang-Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang akan membuka kembali kegiatan belajar mengajar siswa PAUD hingga SMP mulai tanggal 15 Juni 2020 dengan sistwm ganjil genap.

Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Nomor 0963/SE/DISDIK/2020 tentang kegiatan pembelajaran satuan pendidikan kembali beroperasi masa kebijakan normal baru (new normal).

Kepala Disdik Kota Palembang Ahmad Zulinto mengatakan, pengalihan belajar dari rumah diperpanjang sampai 13 Juni. Siswa kembali belajar pada satuan pendidikan pada 15 Juni. “Apabila belum dapat dilaksanakan karena kebijakan baru, maka akan ditinjau ulang,” katanya, Minggu (31/5/2020).

Zulinto mengatakan, kegiatan belajar mengajar pada Satuan Pendidikan, peserta didik diatur secara bergiliran. Hari Senin, Rabu, Jumat untuk siswa dengan nomor absen ganjil. Selasa, Kamis, Sabtu untuk siswa dengan nomor absen genap.

“Kita terapkan sistem genap ganjil, dilihat dari urutan nomor absensi di kelas,” ujarnya.

Kegiatan pembelajaran Normal Baru dimulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.30 WIB, dengan lama pembelajaran dalam satu jam pelajaran 30 menit
dan tidak ada waktu jedah untuk Istirahat.

Dan setiap peserta didik wajib untuk memakai masker, mencuci tangan dengan bersih, membawa makanan dan minuman dari rumah, tidak berkerumun serta menjaga jarak. Baik saat melaksanakan pembelajaran di kelas maupun di luar kelas.

“Kami atur juga pada saat siswa kembali pulang ke rumah, waktunya diatur agar tidak bersamaan atau satu persatu,” katanya.

Bagi pendidik dan tenaga kependidikan melaksanakan tugas kembali pada satuan pendidikan 2 Juni 2020, dengan jam kerja mulai pukul 08.00 – 12.00 WIB.

Bagi pendidik dan tenaga kependidikan yang mempunyai riwayat penyakit tertentu seperti, diabetes, infeksi pernapasan akut, asma, penyakit jantung, hipertensi, kanker, sedang hamil, tetap melaksanakan aktifitas tugasnya di rumah.

“Dengan syarat harus ada keterangan dari tenaga kesehatan/ dokter,” katanya.

Sementara itu, untuk menghindari kerumunan, pengumuman kelulusan bagi siswa kelas IX SMP/MTs dan VI SD/MI dilakukan dengan moda daring. Kepala sekolah dan tenaga pendidik mengimbau kepada seluruh peserta didik yang dinyatakan lulus, untuk tidak melakukan hal negatif yang melanggar etika kepribadian.

“Pelaksanaan pembagian Ijazah juga wajib mempedomani protokol kesehatan,” katanya.

Reporter : Kamayel Ar-Razi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button