PALEMBANGSUMSEL

PSBB Kota Palembang Diperpanjang. Sekda : Jadwal Sekolah Dibuka Kembali Direvisi

BritaBrita.com,Palembang-Wali Kota Palembang H Harnojoyo dan jajarannya mengevaluasi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berakhir besok 2 Juni 2020. Untuk sementara, PSBB di Palembang di perpanjang mengingat kajian Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Unsri, puncak penyebaran Covid-19 akan terjadi pada 8 Juni 2020.

Wali Kota Harnojoyo mengatakan, sejak 23 Mei angka penyebaran kasus Covid-19 naik 1,29 persen dan 31 Mei 0,92 persen.

“Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyarankan PSBB Kota Palembang diperpanjang. PSBB ini artinya menuju normal kembali. Kita akan evaluasi lagi besok (2/6/2020),” katanya usai melakukan rapat evaluasi PSBB, Senin (1/5/2020).

Harnojoyo mengatakan, berdasarkan hasil kajian akademisi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Unsri, puncak penyebaran Covid-19 akan terjadi pada 8 Juni 2020. Hal ini berdasarkan evaluasi April lalu, dilihat dari angka insiden penyakit sebelumnya, angka transmisi 2,5 persen, jumlah penduduk dan angka kontak rate.

“Hasil kajian ini menjadi pertimbangan kita. Maka kita akan jemput bola memberikan edukasi kepada masyarakat terutama di tempat fasilitas umum,” katanya. Ia berharap dengan cara ini angka penyebaran bisa ditekan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, PSBB berakhir pada 2 Juni. Sehingga Pemkot akan merevisi surat edaran Dinas Pendidikan terkait jadwal mulai kegiatan belajar mengajar.

“Itu akan direvisi. Anak-anak sekolah memang tertulis pada 15 Juni namun ada diktum (catatan) bisa ditinjau kembali sehingga kita pastikan belum masuk karena masih PSBB. Bisa diperpanjang hingga ke Juli atau 14 hari berikutnya,” katanya.

Nantinya, Guru-guru yang notabenenya berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga pendidik lainnya akan tetap masuk pada 3 Juni. Karena, kata Dewa harus mempersiapkan berbagai hal seperti mengisi raport dan lainnya.

“Selama ini tiga bulan mereka dari rumah jadi mulai 3 Juni harus masuk. Sedangkan anak-anak tetap belajar dari rumah,” katanya.

Reporter : Kamayel Ar-Razi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button