NASIONALPALEMBANGSUMSEL

Masjid Agung Palembang Gelar Salat Jumat Perdana, Phsycal Distancing Masih Diabaikan

BritaBrita.com,Palembang – Salat Jumat perdana saat pandemi Covid-19 di Masjid Agung Palembang disambut antusias jamaah. Antrian panjang mengular terlihat jelas saat memasuki masjid,Jumat (5/6/2020).Mereka berdekatan tanpa adanya jaga jarak (Physical Distancing)

Meski sudah diperingatkan pihak kepolisian namun warga masih tetap membandel.

Kapolsek Seberang Ulu II Kompol Yenni Diarty sudah mengimbau dan sudah memberikan peringatan pada jamaah untuk menjaga jarak bahkan tidak juga dipatuhi warga yang hendak melaksanakan salat Jumat.

“Yah, antrian panjang ini penyebabnya karena petugas masjid melakukan cek suhu tubuh satu persatu jamaah di pintu masuk utama Masjid Agung Palembang,” ujarnya, Jumat (5/6/2020).

Sementara, Jamaah Salat Jumat di Masjid Agung Palembang, Joni (53) sangat menyambut baik kebijakan Pemerintah yang membuka kembali masjid untuk beribadah.

“Namun karena antrian yang panjang mereka terpaksa berdesak-desakan untuk masuk ke dalam masjid,” katanya.

Namun, Ia mengaku tetap menjaga protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan membawa sajadah sendiri. Termasuk juga menjaga kebersihan dengan wudhu dan mencuci tangan.

Pantauan di lapangan, untuk protokol kesehatan di dalam Masjid Agung telah dilaksanakan hanya saja masih terlihat saat masuk masjid.

Setiap jamaah yang akan melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Palembang akan di periksa suhu tubuhnya maupun jamaah yang datang semuanya diwajibkan menggunakan masker.

Untuk pemeriksaan suhu tubuh juga dilakukan mulai dari gerbang utama batas luar masjid beserta pintu masuk masjid. Pada pintu masuk masjid jamaah akan masuk ke dalam bilik disinfektan dan disemprot cairan disinfektan.

Tak hanya itu salat Jumat juga diamankan satuan polisi dari Polrestabes Palembang. Untuk tata tempat pelaksanaan salat setiap jamaah diberi jarak sekitar satu meter.

Di dalam Masjid Agung saat melaksanakan salat Jumat berjamaah.

Pengurus masjid juga telah memberi tanda silang sebagai tanda tempat itu tidak boleh ditempati.

Selain itu pula tidak terlihat ada karpet yang menutupi lantai Masjid Agung Palembang jemaah tampak membawa sajadah masing-masing.

Ketua Umum Pengurus Masjid Agung Palembang Ir Kgs H Ahmad Sarnubi mengaku ada yang berbeda dalam pelaksanaan salat jumat kali ini.

Jika biasanya seluruh masjid akan digunakan sebagai tempat sholat, kali ini hanya akan dibuka untuk 50 persen dari kapasitas biasanya.

Sarnubi juga menerangkan bahwasanya pelaksanaan salat Jumat kali ini akan sedikit dipercepat. Seperti pengumuman- pengumuman akan kita tiadakan dulu agar tidak terlalu lama.

“Selain itu kami mengimbau kepada jamaah agar tidak melakukan salam-salaman selepas ibadah salat Jumat. Untuk semua dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang ada, dan hal tersebut demi mencegahnya penyebaran wabah Virus Corona atau Covid-19,” ujarnya.

Reporter : Deni Wahyudi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button