PALEMBANGSUMSEL

Ngaku Anggota Jatanras Polda Sumsel, Oknum Debt Collector Ditangkap Polisi

BritaBrita.com,Palembang -Ilham (40) Oknum Debt Collector warga Kompleks Griya Asri Tiga Putri Kelurahan Tanah Mas Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin ditangkap jajaran Polda (Kepolisian Daerah) Sumatera Selatan (Sumsel).

Tersangka Ilham diduga melakukan penipuan yang mengaku sebagai anggota Tim Jatanras (Unit Reskrim bidang Kejahatan dan Kekerasan) Polda Sumsel. Tersangka juga menipu dan memeras korbannya bernama M Ibrahim (38) pemilik bengkel tambal ban hingga puluhan juta rupiah.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi mengatakan ditangkapnya tersangka tersebut pada Selasa (9/6/2020) sekitar pukul 17.00 WIB di Terminal Sako Palembang.

“Akibat dari kejadian ini, tersangka beserta barang bukti dibawa anggota Jatanras Polda Sumsel untuk ditindaklanjuti,” ujarnya, Rabu (10/6/2020).

Sedangkan di tempat terpisah, Korban M Ibrahim (38) mengaku diperas dan ditipu tersangka yang mengaku polisi yang berdinas di Jatanras Polda Sumsel.

“Ia (tersangka.red) meminta yang angsuran ke-20 kali. Agar dapat melunasi mobil Sigra warna merah senilai Rp1,3 juta perbulannya,” katanya.

Korban juga menambahkan bahwa tersangka meminta uang kepada mertuanya uang Rp 108 juta atas pembayaran uang mobil sebelumnya.

“Tersangka juga bilang kalau tidak dikasih uang Rp135 juta akan dipermasalahkan jadi kasus. Akibat dari kejadian ini, korban mengalami penipuan puluhan juta rupiah,” jelasnya.

Sementara di tempat terpisah, tersangka Ilham mengaku kesehariannya sebagai Debt Collector yang mengaku sebagai Polisi berdinas di Jatanras Polda Sumsel.

“Tujuannya agar korban bisa menengahi dan berdamai antara Ibrahim dengan mertuanya,” katanya.

Tersangka Ilham juga tidak mengelak sempat mengancam akan menembak korban bila tidak memberi uang.

“Iya aku ancam akan aku tembak korban. Umpama aku kejam aku tembak korban,” cetusnya.

Atas tindakannya itu Ilham memohon maaf telah mengaku sebagai anggota polisi.

“Saya minta maaf karena mengaku sebagai anggota jatanras untuk meminta uang Rp5 juta,”tutupnya.

Reporter : Deni Wahyudi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button