PALEMBANGSUMSEL

SMA di Pagaralam Menarik Diri dari Belajar Tatap Muka

BritaBrita.com,Palembang-Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan (Sumsel) sempat memberlakukan belajar tatap muka di setiap sekolahnya. Hal ini mengingat diperbolehkannya kota yang berada di kaki gunung Dempo itu karena berada di zona kuning.

Kepala Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA se-Sumsel, H Moses Ahmad mengatakan belum lama ini SMA di Pagaralam kembali melakukan Kegiatan Belajar dan Mengajar (KBM) dalam jaringan atau daring.

Pasalnya, situasi kurva perkembangan Pandemi Covid-19 masih tidak menentu membuat sekolah menarik diri dari KBM tatap muka.

“Situasi memang tidak menentu, belajar secara tatap muka kalau saat ini resikonya sangat tinggi, karena khawatir anak-anak kita justru terpapar,” ujarnya, Sabtu (3/10/2020).

Lihat Juga :  Diduga Kesal Istri Digoda dan Dikirimi Video Porno, Honorer BPKAD Sumsel Bunuh Rekan Sekantor

Pria yang juga Kepala SMA Negeri 1 Palembang ini menambahkan di jajaran SMA memang belajar daring untuk saat ini memang lebih efektif ketimbang memilih tatap muka dengan resiko tinggi karena berpotensi timbul kluster baru Covid-19 di sekolah.

“Terutama di sekolah yang memiliki signal bagus. Sambil kita berharap Pandemi Covid-19 segera berakhir,” harapnya.

Moses yang baru memimpin MKKS SMA se Sumsel menggantikan H Nasrul Bani ini mengaku pihaknya akan terus berkordinasi dengan semua SMA di Sumsel terkait situasi, kondisi, kendala dan evaluasi. Sehingga bisa menjadi rujukan untuk disampaikan ke Dinas Pendidikan Sumsel.

Lihat Juga :  Merananya Pedagang di Tengah Wabah Corona¬†

Begitu juga sebaliknya, Ia akan menyampaikan informasi berkaitan peluang dan potensi atau pun hal lain yang dianggap perlu dari Dinas Pendidikan Sumsel kepada SMA yang ada di 17 kabupaten kota di Sumsel.

“Karena kita merupakan perpanjangan tangan. Jadi kita harus seimbang, koyak ke atas dan juga loyal ke bawah,” pungkasnya.

Reporter : Sugi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button