PALEMBANGPOLITIK

Baharudin Siap Maju Pilwako Palembang

BritaBrita.com, Palembang – Ketua DPD PKS Kota Palembang, Ir H Baharudin MM terjun ke dunia polik sejak berdirinya PKS pada 1998. Awal terjun ke dunia politik, Baharudin langsung diberi amanah menjadi Ketua DPC PKS Ilir Timur (IT) 1.

Baharudin mengatakan, sejak awal 2000 dia mendapat kepercayaan menjadi pengurus DPW PKS Provinsi Sumsel. Ada beberapa ketua bidang yang pernah dijabatnya diantaranya ketua bidang organisasi, bidang ekonomi dan masih banyak bidang lainnya.

“Kemudian pada 2018, saya dipercaya menjadi Ketua DPD PKS Kota Palembang,” ujarnya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Sabtu (19/11/2022).

Lebih lanjut Baharudin menuturkan, target yang ingin dicapai setelah menjadi ketua DPD PKS adalah sesuai dengan moto PKS bersama melayani rakyat. Sedangkan, visi PKS menjadi Partai Islam rahmatan lil ‘alamin yang kokoh dan terdepan dalam melayani rakyat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Artinya fungsi pelayanan yang kita tonjolkan seperti PKS tidak hanya turun saat kampanye, tapi selalu turun melayani masyarakat. Kita khusus pelayanan ini menjadi konsen PKS untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat mengetahui PKS itu bekerja untuk masyarakat. Kalau target politik jelas kita menang pemilu di 2024,” kataya.

Dia menuturkan, pada pileg 2019 PKS sudah meraih lima kursi di parlemen. Pada pileg 2024, PKS menargetkan meraih minimal 6 kursi dan kalau bisa lebih dari 6 kursi.

Lihat Juga :  Buruan! Ada Wisata Religi Selama Sepekan di Palembang

“Kita terus melakukan konsolidasi personal dan konsolidasi struktural. Untuk struktural itu dilakukan bersama bagaimana meningkatkan militansi kader, agar kader merasa memiliki partai dan mereka memberikan sesuatu untuk partai. Jadi bukan partai memberikan sesuatu kepada kader. Mereka berkorban untuk partai, bukan partai berkorban untuk mereka,” ucapnya.

“Target kita masing-masing dapil itu satu kursi diharapkan bisa lebih dari 6 kursi. Insya Allah dapat kursi lebih dari 6. Eksistensi kita sudah ada di masyarakat tinggal menaikkannya saja. Kalau melihat peluang kita ingin dari dapil 2 yang 11 kursi itu berpeluang untuk dapat kursi lebih dari satu kursi. Alhamdulillah elektabilitas PKS terus naik dan semakin baik dari beberapa survei dan yang lainnya. Alhamdulillah kepercayaan masyarakat dengan PKS semakin naik mungkin karena elit politik PKS memberikan dampak positif kepada masyarakat dan dilihat masyarakat,” bebernya.

Ketika ditanya kader PKS Kota Palembang yang sepakat mendukungnya di Pilwako Palembang, Baharudin mengungkapkan, dia sebagai kader di PKS ketika ditugaskan dan diberi amanah maka harus siap.

“Saat pemilihan internal ada 5 orang.
Nanti akan dikerucutkan menjadi satu orang. Kalau saya mengalir saja, jalankan tugas sebaik-baiknya, dan berusaha semaksimal mungkin untuk masyarakat. Kalau ditugaskan saya siap, kalau berambisi tidak ada,” tegasnya.

“Karena kalau habisin nilainya jadi negatif. Saya siap menerima apa yang diperintahkan pimpinan partai. Jika diminta, saya menjalankan, intinya saya siap,” kata ayah 5 anak ini.

Lihat Juga :  Dilaporkan Hilang, Wanita ini Ditemukan Tewas Dicor Semen

Menurutnya, pemimpin harus memiliki jiwa negarawan. Jadi dia bisa memposisikan di manapun dia berada. “Pemimpin harus bisa menempatkan diri, tidak membedakan suku, agama, ras. Jadi bisa menempatkan diri kalau arogansi tidak pas untuk menjadi pemimpin,” bebernya.

“Kalau arogansi masalah yang ada di masyarakat tidak selesai. Karena pemimpin harus melakukan pendekatan-pendekatan. Jadi pemimpin harus paham apa yang dibutuhkan masyarakat dan tahu apa yang menjadi kendala yang di masalah dalam masyarakat. Kita harus bisa memberikan solusi. Kalau kita tidak dekat dengan masyarakat yang tadi apa pekerjaan kita tidak sesuai dengan kondisi di tengah masyarakat. Sehingga mejadi pemimpin itu harus bijak dalam bertindak,” paparnya.

Mantan anggota DPRD Provinsi Sumsel periode 2004-2009 ini menuturkan, memimpin sebuah institusi untuk di kota perlu banyak pengetahuan. Karena begitu banyak permasalahannya.

“Saya sudah mengikuti pendidikan di Lemhanas. Di Lemhanas kita ditempa menjadi pemimpin yang bijak. Karena di Lemhanas dididik sebagaimana kita cinta tanah air dan membangun negara ini menjadi negarawan luar biasa pendidikan di Lemhanas. Harusnya kepala daerah itu harus mengikuti Lemhanas dulu agar memiliki rasa memiliki kepada negara ini, dan memiliki jiwa menjaga NKRI. Sesama anak bangsa Indonesia jangan mau diadu domba, jangan mau terpecah belah dan jangan mau diprovokasi,” tandasnya.

Reporter: Yanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button