PALEMBANGSUMSEL

Saksi Kasus Pelecehan Oknum Dokter Diperiksa, Suami Korban Sebut Istrinya Trauma

BritaBrita.com, Palembang – Proses penyidikan kasus dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh Dokter MY terhadap pasiennya di Rumah Sakit Bunda Medika Jakabaring masih terus bergulir.

Hari ini, Senin (4/3/2024) suami korban memenuhi panggilan penyidik Subdit PPA Polda Sumsel, sebagai saksi dalam kasus yang menimpa istrinya tersebut.

Kuasa hukum pelapor, Redho Junaidi mengatakan, hari ini sesuai berita acara pemeriksaan penyidik melakukan pemeriksaan terhadap suami korban.

Dalam kesempatan itu pula TH (27) suami korban mengungkapan, TAF (22) korban pelecehan oknum dokter di Rumah Sakit Bunda Medika Jakabaring kini jadi sering menangis, dan melamun.

Bahkan, TAF kini masih malu untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

TH terlihat datang dengan mengenakan hoodie hitam yang menutup kepalanya serta mengenakan masker. Suami korban mengungkapkan, saat ini kondisi psikologis TAF yang mengalami trauma, dan masih malu bahkan semenjak kejadian itu TAF sering melamun dan menangis.

“Psikisnya kena, sering melamun dan menangis. Bahkan saat BAP, Jumat lalu TAF sering melamun. Dia juga masih malu untuk interaksi dengan lingkungan sekitar,” katanya.

Dilain pihak, Redho Junaidi salah satu tim kuasa hukum TAF mengatakan, pasca penanganan kasus naik ke tahap penyidikan suami korban turut dimintai keterangan untuk kedua kalinya.

“Kalau kemarin-kemarin baru lidik dan sejak Jumat tadi sudah naik ke tahap sidik. Korban sudah di BAP, hari ini suaminya juga dimintai keterangan dalam rangka penyidikan. Kami yakin pasti saksi-saksi lain datang juga hari ini,” ujar Redho.

Redho mengungkapkan, ia sudah yakin akan ada penetapan tersangka. Pihak pelapor sudah mengumpulkan empat alat bukti sehingga untuk penetapan tersangka sudah sangat memungkinkan.

“Kami yakin dan kami berharap dalam beberapa hari sudah ada penetapan tersangka, karena alat bukti dikumpulkan dan sudah mencukupi,” tuturnya.

Kasubdit IV PPA Polda Sumsel AKBP Raswidiati Anggraini mengatakan, selain suami korban pihaknya juga memanggil lima orang petugas piket rumah sakit yang ada saat kejadian.

“Karena sudah naik dari tahap lidik ke penyidikan saksi-saksi mulai kita mintai keterangan termasuk petugas piket jaga di rumah sakit,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button