PALEMBANGPOLITIKSUMSEL

Survei LSI, Herman Deru Tetap Lebih Unggul

BritaBrita.com, Palembang – Lembaga Survei Indonesia (LSI) telah melakukan survei pada 10-20 Mei 2024 untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel dengan menggunakan 1.200 sampel atau responden dengan metode multistage random sampling yang berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Sumsel yang terdistribusi secara proporsional.

Hasil survei LSI, kandidat petahana Herman Deru tetap lebih unggul dibandingkan bakal calon gubernur (balongub) lainnya.

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan mengatakan, berdasarkan hasil survei LSI, Herman Deru masih cukup dominan. Sehingga, berapa pun jumlah pasangan calon yang berhadapan dengan Herman Deru, tingkat elektabilitas yang diperoleh mantan Bupati OKU Timur dua periode itu, selalu di atas 60%.

“Itu artinya beliau calon yang dominan. Selain elektabilitas di atas 60%, dan jarak elektabilitas antara Herman Deru dengan pesaing terdekatnya Mawardi Yahya, jaraknya sangat jauh mencapai angka 50%. Jadi tidak mudah untuk mengejar 50% dalam waktu 5 – 6 bulan saja,” ujarnya, Jumat (24/5/2024).

Oleh sebab itu, sambung Djayadi Hanan, kalau situasinya tidak ada perubahan yang sangat signifikan selama 6 bulan ke depan, maka peluang Herman Deru untuk terpilih kembali sebagai Gubernur Sumsel untuk periode kedua itu sangat besar.

“Jadi Pilgub Sumsel ini ada calon dominan. Kenapa ada calon dominan?. Karena ada gubernur petahana yang dipandang hal positif oleh masyarakat dari berbagai sisi. Kemudian yang kedua tidak ada calon alternatif yang cukup kuat cukup kompetitif berhadapan dengan Gubernur Petahanan yang akan maju kembali,” katanya.

Lebih lanjut Djayadi Hanan menerangkan, di survei ini pihaknya menampilkan pula simulasi beberapa kandidat.

“Kita coba siapa wakil yang paling kuat untuk Herman Deru, dan ternyata setelah kita coba berbagai nama yang beredar di berbagai media, ternyata kesimpulannya siapapun pasangannya keunggulan Herman Deru itu tidak berubah. Angkanya selalu di atas 60%. Kemudian jarak elektabilitas dengan pesaing terdekatnya mencapai 50% lebih,” urainya.

Djayadi menjelaskan, Herman Deru ternyata lebih dominan karena tingkat pengenalan terhadap petahana itu sangat tinggi hampir 100%.

“Artinya hampir 100% masyarakat Sumsel kenal dengan gubernur petahana, dan tingkat kesukaan serta tingkat penerimaan itu juga sangat tinggi mencapai angka hampir 90%. Itu tidak mudah untuk mendapatkannya,” paparnya.

Dia mengungkapkan, faktor masyarakat yang menginginkan kembali Gubernur Petahana untuk dipilih di periode kedua itu itu juga masih sangat tinggi atau mencapai angka 71% tepatnya 70,8%. Artinya hanya 17% tidak menginginkan.

“Itu artinya seorang petahana yang dominan kalau angkanya 70%, maka potensi suaranya bisa mencapai 70% di pemilu yang sesungguhnya. Tapi nanti kita lihat karena ini angka ketika survei dilakukan survei itu dilakukan saat ini,” bebernya.

Kemudian lanjut Djayadi Hanan, faktor lainnya adalah calon alternatif yang jadi lawan belum kompetitif atau tidak kompetitif. Kenapa karena tingkat pengenalannya masih rendah calon itu masih kurang dikenal oleh masyarakat.

“Artinya di Palembang itu pemilihnya ada 20%-an maka sampel kita 1200 ada di Kota Palembang,” jelasnya.

Sementara di OKI jumlah pemilihnya sekitar 9% berarti 9% dari sampel itu berasal dari OKI.

Kemudian itu contoh terdistribusi secara proporsional secara wilayah, tak hanya itu, tapi juga terdistribusi berdasarkan kategori-kategori demografis misalnya gender 50% perempuan dan 50% laki-laki, maka dari sampel 1.200 itu 600 diantaranya perempuan dan 600 laki-laki.

Termasuk dari pendidikan ada yang pendidikannya rendah, tinggi, sedang juga terwakili seperti ini. Kemudian dari generasi ada generasi z yang umurnya 25 tahun ke bawah itu juga secara proporsional terwakili, dan generasi milenial generasi itu semua terwakili.

“Singkatnya survei yang kita lakukan adalah sampel yang representatif, maka temuan-temuannya kita peroleh bisa mewakili populasi secara keseluruhan dengan catatan ada margin error 2,9%,” pungkasnya.

Reporter: Yanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button