MUTIARA ISLAMSYARIAH

Wajib Beristinja’ Saat Hendak Melaksanakan Ibadah

BritaBrita.com, Palembang – Istinja adalah kegiatan membersihkan kotoran yang keluar dari saluran kemih dan anus. istinja sama artinya dengan bersuci dan cebok setelah buang air besar atau kecil.

Pembersihan kotoran pada istinja dilakukan dengan menggunakan air atau batu dan dapat pula dengan alat lain.

Rasulullah SAW bersabda, “Apabila salah seorang dari kamu pergi membuang hajat, maka hendaklah membawa serta tiga butir batu untuk beristinja. Sesungguhnya tiga batu itu akan mencukupinya.” (HR Abu Dawud)

Tujuan dari istinja adalah untuk menghilangkan najis yang dapat membatalkan sahnya ibadah. Hukum istinja adalah wajib apabila akan melakukan ibadah salat. Sebab, salah satu syarat sah shalat ialah sucinya badan dari najis.

Bagi wanita yang sering mengalami keputihan, Beristinja’ sebelum berwudhu adalah hal yang diharuskan.

“Istinja selama ini ada yang menggunakan tisu dan air. Biasanya wanita memilih tisu untuk membersihkan organ intimnya, terutama setelah menggunakan toilet di fasilitas umum. Padahal cara ini sebenarnya tidak disarankan. Apalagi jika tisu yang digunakan tipis,” kata Pengurus PP Muslimat NU Hj Romlah Widayati dalam rilisnya.

Menurutnya, Cara paling benar sehabis Buang Air Besar (BAB) dan Buang Air Kecil (BAK), pada wanita yaitu cebok dengan air bersih. Sebisa mungkin dari depan ke belakang untuk menghindari penyakit bersarang di area genital.

Dalam bersuci atau melakukan istinja, media yang digunakan untuk membersihkan tubuh dari najir adalah air. Namun, apabila tidak ada air dapat menggunakan batu dan benda lain seperti tisu atau kain.

Langkah ini juga untuk menjaga agar sisa-sisa najis tidak menempel.

Berikut ini terdapat beberapa tata cara istinja dalam Islam yang perlu diketahui oleh umat Islam, yakni:

1. Membaca doa saat masuk toilet.
Adapun bacaan doanya adalah sebagai berikut:
Bismillâhi Allâhumma innî a’ûdzu bika minal khubutsi wal khabâitsi
Artinya: Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari godaan iblis jantan dan betina.

2. Masuk toilet dengan mendahulukan kaki kiri.

3. Membuang kotoran kita pada lubang kakus, bukan di dinding atau di lantai toilet.

4. Duduk atau jongkok saat buang air kecil, apalagi buang air besar.

5. Mentuntaskan keluarnya kotoran.

6. Melakukan istinja menggunakan tangan kiri.

7. Membaca doa ketika keluar dari toilet.

Adapun bacaan doanya adalah sebagai berikut:
Guhfroonaka alhamdulillahi alladzi adzhaba ‘anni al-adza wa ‘aafaani. Allahumma ij’alni minat tawwaabiina waj’alni minal mutathohhiriin. Allahumma thohhir qolbi minan nifaaqi wa hashshin farji minal fawaahisyi

Artinya: “Dengan mengharap ampunanmu, segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan penyakit dari tubuhku, dan mensehatkan aku. Ya Allah, jadikanlah aku sebagian dari orang yang bertaubat dan jadikanlah aku sebagian dari orang yang suci. Ya Allah, bersihkan hatiku dari kemunafikan, dan jaga kelaminku dari perbuatan keji (zina).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button