NASIONAL

Ajak Pesantren Belajar Bisnis, Ahok : Nabi Muhammad Bukan Cuma Dakwah, Beliau Juga Berdagang

BritaBrita.com— ” Saya berfikir Nabi Muhammad SAW dulu juga bukan cuma dakwah, beliau juga dagang gitu loh. Maka dari itu, kalau pun boleh saya menyarankan agar Pesantren bisa belajar mengenai bisnis,” kata Komisaris Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam kesempatan mengisi webinar yang digelar Pesantren Motivasi Indonesia belum lama ini.

Sebelumnya Ahok meminta maaf kepada publik atas sarannya tersebut, ” Ini mohon jangan jadi masalah ya. Jadi ini jangan dipersoalkan nanti dibilang saya menafsir-nafsirkan nabi ribut lagi nanti, ini saya mohon maaf, saya bikin disclaimer dulu ini,” ujarnya.

Ahok mengatakan pernah dikenalkan dengan seorang kiai asal Tiongkok oleh almarhum mantan Sekda DKI Jakarta Saefullah. Meski  Ia lupa namanya , Ahok sempat mengungkapkan rasa kagetnya  saat bertemu dengan kiai tersebut karena mempunyai bisnis yang sangat besar.

Lihat Juga  Ngaku Akademisi UGM, Lantang Kritik Nadiem Sebut Orang Jenius di Tempat yang Salah

“Waktu ketemu sama saya, dia pakai baju kaos, celana biasa gitu, itu kayak engkoh-engkoh di Glodok, enggak tahunya itu dia itu lulusan dari Harvard Amerika. Ini kiai dan beliau punya restoran banyak banget restorannya di Tiongkok,”tambahnya seraya menyebut bahwa sejumlah restoran itu belum termasuk bisnis lainnya yang dimiliki kiai tersebut.

“Jadi para santri ini dilatih bisnis bukan cuma dilatih kerja, dilatih bisnis, dilatih berbahasa Inggris dengan baik, mengerti tentang saham. Wah anak S2 kalah ini,” ungkap Ahok.

Ahok menyambut baik saat mengetahui santri dari Pesantren Motivasi Indonesia sudah diajarkan mengenai saham. Menurutnya hal itu penting apalagi saham memang sedang banyak dibicarakan karena cuan.

Lihat Juga  Viral, Mahasiswa UI Tolak Gaji Rp8 Juta dengan Sombong. Ini Pesan Kampus

“Di dalam pemikiran saya istilahnya pepatah Tiongkok, kita itu musti punya sumur sendiri kira-kira gitu. Artinya kalau kita gunakan bahasa ini di mana kita harus mampu menciptakan kemandirian pesantren. Jadi setiap pesantren harus mempunyai penghasilan sendiri sehingga bisa membiayai berbagai keperluan. Sehingga tidak banyak bergantung ke pihak lain. Nah itu yang saya lihat selama ini hanya tergantung kepada orang tapi pesantrennya sendiri tidak mempunyai penghasilan yang tetap, yang mampu membiayai,” ujar Ahok.

“Nah itu yang kita harus pikirkan bagaimana dia bisa mendapatkan satu sumur sendiri yang sumurnya juga bisa menghidupi masyarakat di sekitarnya. Nah itu yang ada di pikiran saya,” tambahnya seperti dikutip moeslimchoice.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close