LIFESTYLENASIONALPALEMBANGSUMSEL

Buat Surat Edaran, Pemkot Palembang Larang Penggunaan Kantong Plastik di Kantor Pemerintah

BritaBrita.com,Palembang– Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mengeluarkan surat edaran larangan penggunaan kantong plastik di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Surat edaran No.48/SE/Bappeda Litbang/2019 yang ditandatangani Wali Kota Palembang Harnojoyo segera direalisasikan mulai awal tahun 2020 ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan surat edaran ini sudah ditandatangani oleh Wali Kota pada 31 Desember 2019 termasuk juga menindaklanjuti edaran dari kementerian.

“Jadi surat ini sudah kami edarkan kepada semua instansi di lingkungan Pemkot Palembang,” katanya, Minggu (5/1/2020).

Dewa mengatakan, setiap instansi yang melakukan kegiatan mulai dari rapat, pelatihan hingga ke setiap ruangan diminta tidak menggunakan plastik dalam bentuk dan penggunaan apapun.

Lihat Juga  Tak Hadir Persiapan Porprov, Sekda Tegur Kadispora

“Setiap pelaksanaan rapat/koordinasi/sosialiasi/pelatihan dan kegiatan sejenis di kantor, gedung maupun hotel menyediakan hidangan rapat seperti snack, makanan dan minuman untuk tidak menggunakan pembungkus/kemasan dan tutup plastik tetapi menggunakan bahan organik, mudah terurai, atau gunakanlah gelas dan mangkok,” jelasnya.

Tak hanya itu, di kantin kantor dan sekolah juga untuk tidak menggunakan sampah plastik tetapi menggunakan bahan organik atau bahan yang mudah terurai contoh daun atau kertas.

Dewa menjelaskan, plastik ini sudah menjadi atensi dunia. Sekarang saatnya, Pemkot menerapkan hal ini untuk kebaikan bersama.

“Selama ini kita lalukan kegiatan gotong royong untuk membersihkan sampah tapi kita juga harus mulai menguranginya dimulai dari kita,” katanya.

Lihat Juga  Pimpinan KPK, Lili Pintauli Tiba-Tiba Pakai Hijab usai Dilantik jadi Anggota KPK

Sebelumnya, Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, setidaknya dari 1200 ton sampah yang dihasilkan di kota ini perharinya, 60 persen merupakan jenis sampah plastik. Dengan edaran itu diharapkan semua pihak untuk mentaati.

“Banyaknya sampah plastik ini menjadi PR kita semua, didukung dengan pengurangan penggunaan bahan plastik, karena tidak terurai, bahkan sampah di saluran drainase pun banyak sampah plastik, ini menyebabkan banjir,” katanya.

Reporter : Kamayel Ar-Razi

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close