NASIONAL

Firli Bahuri : Permintaan Kenaikan Gaji Pimpinan KPK dari Usulan Pimpinan Lama

BritaBrita.com,Jakarta – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri membantah pimpinan KPK di bawah kepemimpinannya meminta kenaikan gaji ditengah pandemi virus corona (Covid-19). Dia menegaskan, usulan kenaikan gaji itu telah diajukan sejak zaman KPK jilid IV atau era Agus Rahardjo Cs.

“Terkait usulan penyesuaian gaji pimpinan KPK sudah disampaikan, atau diajukan oleh pimpinan lama zaman Pak Agus Rahardjo dan kawan-kawan. Jauh sebelum pimpinan periode pimpinan KPK yang sekarang,” ucap Firli ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (3/4/2020).

Dia menuturkan, tepatnya usulan kenaikan gaji itu dilakukan 15 Juli 2019. Namun, hingga saat ini belum ada lagi tindaklanjut atas usulan tersebut, baik dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) atau Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Firli memastikan, pihaknya tengah fokus untuk melakukan pencegahan, koordinasi, dan monitoring dalam pengadaan barang dan jasa guna mempercepat penanganan virus corona di Indonesia. Menurutnya, andaikata ada usulan yang berkaitan hak keuangan pimpinan, seluruh pimpinan akan kompak menolaknya.

Lihat Juga  Bupati Muara Enim Ahmad Yani Diduga Terjerat Kasus Suap Proyek Dinas PU

“Jadi kalaupun ada usulan tentang hak keuangan dari pimpinan KPK, kami seluruh pimpinan akan meminta dibatalkan dan tidak dibahas,” tuturnya.

Sebelumnya beredar kabar bahwa pimpinan KPK Firli Cs meminta kenaikkan gaji sebesar Rp 300.000.000 di tengah pandemi virus corona. Seperti dilansir inews.id,  Permintaan kenaikan gaji disebutkan akan diakali dengan cara merevisi salah satu Peraturan Pemerintah (PP).

Adapun PP tersebut adalah Nomor 82 Tahun 2015, atas perubahan kedua tentang Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 29 Tahun 2006 tentang Hak Keuangan, Kedudukan Protokol, dan Perlindungan Keamanan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Berikut rincian gaji Ketua KPK dan Wakil Ketua yang tercantum di PP tersebut:

Lihat Juga  Ratusan Pegawai KPK Demonstrasi Protes Revisi UU KPK

Ketua KPK memperoleh gaji sebesar Rp123,9 juta setiap bulan. Dengan rincian:

A. Gaji pokok: Rp5.040.000,

B. Tunjangan jabatan: Rp24.818.000.

C. Tunjangan kehormatan Rp2.396.000.

D. Tunjangan perumahan Rp37.750.000.

E.tunjangan transportasi Rp29.546.000.

F. Tunjangan asuransi kesehatan dan jiwa Rp16.325.000.

G. Tunjangan hari tua Rp8.063.500.

Wakil Ketua KPK sebesar Rp112,5 juta setiap bulan. Dengan rincian:

A. Gaji pokok Rp4.620.000.

B. Tunjangan jabatan Rp20.475.000.

C. Tunjangan kehormatan Rp2.134.000u.

D. Tunjangan perumahan Rp34.900.000.

E. Tunjangan transportasi Rp 27.330.000.

F. Tunjangan asuransi kesehatan dan jiwa Rp16.325.000.

G. Tunjangan hari tua Rp6.807.250.

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close