KALAMKolomSYARIAH

Haters, Kawan Atau Lawan?

Fans yang Tertunda

Oleh : Aminuddin

BANYAK dari kalangan artis saat ini yang ‘bernafas saja susah.’ Bukan karena ku matnya penyakit asma atau sesak nafas. Tapi karena ulah dan prilaku tak menge nakkan dari para haters.

Mereka tak segan-segan melontarkan kebencian lewat media sosial. Dan bagi kita yang pernah membaca postingan haters dipastikan geleng-geleng kepala dan bikin berkidik bulu roma.

Haters berasal dari kata serapan bahasa Inggris yang artinya ‘membenci’ atau seseorang yang tidak mempunyai rasa suka yang sangat kuat dan tidak sopan. Juga tidak bisa bahagia melihat kesukse san orang lain. Atau ada istilah “SMS” yaitu SUSAH MELIHAT SENANG, SENANG MELIHAT SUSAH.

Untuk mengenal lebih jauh tentang apa dan siapa haters itu sebenarnya, berikut penjelasannya :

1. Jika mereka bisa mengerjakan suatu hal, pastinya sudah mereka kerjakan.

Kamu pastinya memiliki passion dan goals dalam membuat sesuatu sedangkan haters hanyalah sekelompok orang yang melihat dan menilai pekerjaan kamu tapi mereka tidak mampu mengerjakannya.

2. Memiliki keterbatasan pola pikir.

Kesuksesan tidak diraih dengan mudah, banyak pengorbanan yang harus kita lakukan. Kesempatan selalu ada, hanya saja bagaimana kita mendoktrin diri untuk tetap mencapainya.

Berbeda dengan haters, mereka menganggap bahwa sukses hanyalah untuk sebagian orang saja sehing ga haters berhenti berusaha dan fokus untuk iri dengan kesuksesan orang lain. Mereka tidak pernah mengerti bahwa hidup itu bergerak dan tumbuh.

3. Mereka tidak bahagia.

Orang yang bahagia tidak pernah membenci kebahagiaan orang lain. Pada dasarnya setiap orang punya defenisi bahagia dalam hidup mereka. Apapun yang mereka kerjakan dan dapatkan mereka akan syukuri itu dan fokus untuk menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya.

Haters bukanlah termasuk dalam golongan orang yang bahagia sehingga mereka merebut kebaha giaan orang lain dengan cara menebar benci.

4. Takut akan perubahan.

Perubahan akan selalu terjadi setiap waktu. Suka atau tidak kita harus mengikuti perubahan tersebut. Satu hal yang perlu diingat bahwa seseorang yang tidak mengikuti perubahan maka mereka akan tertinggal di belakang.

Haters takut melakukan hal yang baru. Mereka takut gagal dalam melakukannya sehingga haters merasa tidak puas melihat orang yang maju dan berpikir ke depan.

5. Mereka penuh dengan kecemburuan.

Perbedaan antara orang sukses dengan yang tidak sukses adalah orang sukses akan selalu senang melihat orang sukses lainnya. Mereka akan termo tivasi dan terinspirasi untuk menjadi lebih sukses kedepannya, mereka akan belajar banyak hal dari pengalaman orang sukses.

Lihat Juga  Interpretasi Makna Pancasila di Tengah Pandemi Covid-19

Sedangkan haters memandang sebaliknya, mereka merasa cemburu dan benci melihat kesuksesan orang lain.

6. Mereka tidak benar-benar mengenalimu.

Seseorang yang sangat kuat menilai tentang dirimu dan mengahkimi apa yang kamu kerjakan sebenarnya mereka belum pernah bertemu denganmu.

Mereka tidak mengenalimu, mereka tidak tau apa yang sudah kamu lakukan, mereka tidak tahu bahwa kamu kurang tidur untuk berusaha mencapai sesuatu.

Mereka tidak tahu pengorbananmu, mereka tidak tahu kegagalan yang pernah kamu dapatkan dan mereka tidak pernah tahu betapa beratnya perjuangan untuk menjadi seperti saat ini.

7. Diam-diam ingin seperti dirimu.

Mereka membencimu karna mereka ingin sepertimu. Sejujurnya berapa banyak yang ingin sepertimu? Jawabannya adalah hampir semua haters ingin sepertimu; Mereka menginginkan apa yang kamu miliki: kesuksesanmu, hidupmu, keluargamu, apa yang kamu miliki saat ini.

Itulah alasan kenapa mereka membencimu karena kamu memiliki apa yang mereka ingin miliki dan mereka cinta.

8. Mereka akan cari tahu semua tentangmu.

Haters akan berusaha stalking semua profil sosial mediamu dan mencari celah untuk menjatuhkanmu. Sebenarnya apa yang dilakukan haters adalah ben tuk rasa penasaran tentang dirimu. Mereka tahu setia postinganmu tapi pura-pura tidak menyu kainya. Haters adalah fans yang tertunda.

9. Membicarakan tentang kamu kepada temannya.

Berkaitan dengan haters mencari tahu tentang dirimu dan membicarakannya kepada teman terdekatnya. Secara tidak langsung mereka mempromosikan dirimu dan apa yang kamu kerjakan.

Sekali-kali boleh lah kita berterima kasih kepa da haters yang sudah membantu kamu melatih tingkat kesabaran.

10. Haters gonna hate.

Seberapa baik kamu dalam suatu hal, tetap saja orang yang benci akan mencari celah tentang keburukanmu. Haters akan selalu menjadi pembenci dalam hidupmu.

Lupakan mereka. Tetaplah maju dan berpikir ke depan. Kalahkan mereka dengan semua karya-karyamu.

Gimana cara menghadapinya?

1. Jangan Berargumentasi

Kala mereka mulai beraksi, jauh lebih baik bila Anda menghindari konfrontasi. Alasannya? Ketika Anda memberi mereka kesempatan untuk berargumentasi, Anda hanya akan memberikan mereka kendali untuk memanipulasi kata-kata Anda.

Lagipula, percuma saja membalas kata-kata kasar mereka dengan perlakuan yang sama kan? Ingat ladies, Anda bukanlah pecundang seperti mereka.

2. Ubah Perspektif Anda

Namanya saja haters, sulit menghitung berapa pujian yang mereka lontarkan. Coba deh pikirkan kembali kata-kata mereka, all goods and bads.

Selalu ada hal positif yang bisa Anda pela jari, lho. Selalu tanyakan pada diri, “Apa benar yang mereka ucapkan?” Kalau tidak, lupakan. Dan kalau iya, jadikan ini proses pembelajaran diri.

Lihat Juga  Bahaya Memakai BRA Berkawat dan Berbusa Setiap Hari Bagi Kesehatan Payudara

Ingat, awal seseorang menjadi hater adalah karena ia punya kesempatan untuk mengkritik kekurangan yang Anda lakukan. So, akan lebih baik bila Anda menjadikan mereka sebagai “motivator” daripada musuh.

3 Balas Dengan Kebaikan

Well, Anda berhak marah ketika seseorang mengatakan hal-hal buruk tentang Anda. lah Salah satu langkah tepat untuk menghentikan aksi haters adalah dengan mempraktikkan golden rule: perlakukan orang lain sebagaimana Anda ingin diperlakukan

Tahu tidak? Perilaku seperti ini akan menunjukkan bahwa Anda sebenarnya memiliki kualitas kepribadian yang jauh di atas mereka.

4. Tidak Perlu Meminta Maaf

Dalam kondisi tertentu, haters akan mencoba membuat Anda merasa bersalah dan meminta maaf kepada mereka. Misalnya dengan cara menuliskan hal negatif tentang Anda di media sosial atau mengejek, dan sebagainya.

Anda tidak perlu meminta maaf atas apa yang mereka katakan. Jadilah wanita yang tegar dan acuhkan saja perkataan yang terdengar pedas di telinga Anda.

Para haters harus tahu, bahwa Anda bukanlah seseorang yang mudah untuk dikalahkan.

5. Fokus Jadi Yang Terbaik

Camkan dalam kepala: Haters akan selalu mencari-cari kesempatan untuk menjatuhkan Anda. Tidak ada hal yang lebih menyenangkan selain melihat kegagalan Anda. Untuk itu usahakan untuk terus fokus menjadi yang terbaik yang Anda bisa.

Ingat bahwa kesuksesan adalah pembalasan terbesar yang bisa Anda lakukan. Dengan begitu haters hanya akan semakin tenggelam dalam kebenciannya, sementara Anda terus meraih kesuksesan yang akan menjadikan banyak orang menghargai Anda.

6. Lawan Kalau Mereka Sudah Keterlaluan

Jangan diam aja kalau haters sudah keterlaluan. Misalnya, kalau mereka sudah bukan lagi berkomentar negatif, tapi juga memfitnah. Atau lebih parahnya lagi, kalau mereka sudah main fisik dan bikin Anda jadi semakin nggak nyaman.

7. Improve Yourself

Sebenarnya para haters menyerang Anda karena mereka jealous dengan segala pen capaian Anda selama ini. Promosi jabatan yang baru saja Anda dapatkan sudah menjadi incarannya sejak dulu. Mereka menjelek-jelekkan Anda karena ingin Anda down dan tidak perform di depan atasan.

Nah, yang harus Anda lakukan adalah menjadi diri sendiri dan terus berprestasi. Anda bisa jadikan mereka inspirasi untuk maju dan biarkan merekan stuck disitu-situ saja.

_________________

Sumber Literasi :

1. Brainly.co.id

2. Hipwee

3. Cosmopolitan

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close