BISNISEKONOMIJABODETABEKNASIONAL

Menteri ESDM : Indonesia Fokus 4 Poin Hadapi Revolusi industri 4.0

BritaBrita.com,PALEMBANG-Perhimpunan Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (HIMPUNI) menggelar Seminar
dan Dialog Nasional tentang pengelolaan sumber daya alam di era revolusi industri 4.0 di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (12/2/2019).

Acara tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru, Wali Kota Palembang,H Harnojoyo, Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Menteri ESDM, Ignasius Jonan dan lainnya.

Menteri Perhubungan yang juga Koord II Presidium HIMPUNI, Budi Karya Sumadi mengatakan di era sekarang tantangan sebuah negara untuk menjadi negara yang maju sudah bergeser, tidak lagi diukur dari sumber daya alam yang dimiliki, namun dari seberapa banyak jumlah inovasi yang mampu dihasilkan yang dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi negara.

Sementara itu, Menteri ESDM,Ignasius Jonan mengatakan ada empat point fokus Revolusi Industri 4.0 di Indonesia.

Yakni energi terbarukan baik untuk kelistrikan dan transportasi, kendaraan listrik, transaksi online, kecerdasan buatan (artificial intelligence) termasuk 5G dalam berbagai kegiatan mulai kesehatan sampai pabrikasi.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Palembang, H Harnojoyo didampingi Wakil Wali Kota (Wawako) Fitrianti Agustinda mengatakan suatu kehormatan dengan dijadikannya Palembang tuan rumah acara HIMPUNI.

“Dengan adanya seminar ini bisa menghasilkan ide-ide cemerlang dan dapat diaplikasikan sehingga membawa kesejahteraan bagi masyarakat terkait dengan perkembangan teknologi, “ucapnya.

Lihat Juga  Mengkhawatirkan! Ani Yudhoyono Derita Penyakit Kanker Darah

HIMPUNI dalam Seminar dan Dialog Nasional menghadirkan pembicara dari berbagai sumber seperti Dr. Agung Firman Sampurna, S.E, M. Si Anggota I BPK RI/ Ketua Ika Unsri, Dr. Ir. Dwi soetjipto, M.M Kepala SKK Migas/Ketua IKA ITS, Prof Rhenald Kasali, PhD Guru Besar FEB UI/Founder Rumah Perubahan dan Salah Husein, S.E., M.Si Managing Director PT. Sinar Mas Group.

Gubernur Serukan Perlawanan Terhadap Kemiskinan

Dalam Seminar Nasional Era Revolusi Industri 4.0, Gubernur Sumsel H.Herman Deru tak segan menyerukan perlawanan terhadap kemiskinan di berbagai kesempatan.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel H. Herman Deru berharap, Seminar dan Dialog Nasional ini mampu menciptakan dialog multisektoral terkait isu kunci dalam agenda regional dan global.

Seminar nasional inipun diharapkannya dapat mempromosikan pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) dan terpenting lagi untuk melawan kemiskinan serta menyelesaikan isu sosial dan ekonomi lainnya.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengucapkan selamat datang di “Bumi Sriwijaya”, seminar ini merupakan kesempatan emas bagi kami untuk memperkenalkan potensi dan kekayaan alam Sumsel. Agar dapat dipromosikan dan dimanfaatkan secara berkelanjutan dan membawa manfaat bagi kesejahteraan rakyat Sumsel,” tuturnya

Dikatakannya, Perkembangan teknologi yang terjadi makin cepat sekarang ini mampu mengubah pola hubungan antara manusia di segala aspek kehidupan bermasyarakat baik dari aspek sosial, ekonomi, hukum, politik dan budaya serta keamanan.

Lihat Juga  Raisa Lahirkan Bayi Perempuan Lewat Operasi Caesar

Terlebih, sebuah perubahan yang mau tidak mau harus disikapi dengan arif dan bijaksana agar menghasilkan dampak yang positif. Lanjut Herman Deru, Fase perubahan yang kemudian dikenal dengan Revolusi Industri 4.0, adalah sebuah fase yang secara umum tentang otomatisasi dan pertukaran data dalam teknologi pabrik, robotic dan artificial intellegence.

“Selain perusahaan, Negara juga akan menerima limpahan dampak atas perubahan Revolusi industri terebut. Potensi meningkatnya jumlah pengangguran, sumber daya alam yang terkuras, masalah lingkungan, masalah sosial akibat pemutusan hubungan kerja dan masih banyak potensi dampak lainnya,” terangnya

Diakhir sambutannya, Mantan Bupati OKU Timur dua periode ini menambahkan, Kemajuan Sumber Daya Manusia menjadi dasar bagi sebuah daerah untuk mengelola Sumber Daya Alamnya, dimana akan berguna untuk mensejahterahkan masyarakat yang memang merupakan mandat konstitusi yang juga cermin dari keinginan, cita-cita dan pemikiran pendiri bangsa ini.

” Keadaan ini dapat tercapai bilamana kemajuan tidak hanya pada Sumber Daya Manusia, juga harus maju di sektor pertanian, pangan, energi dan lain-lain,” pungkasnya. (Tri Jumartini Ilyas/Deni/rel)

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close