PALEMBANGSUMSEL

Kejari Geledah Disperindag Kota Palembang, Tiga Oknum ASN Jadi Tersangka

Dugaan korupsi uji Tera dan Tera Ulang

BritaBrita.com,PALEMBANG-Tim penyidik dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin melakukan penggeledahan  di kantor Dinas Perdagangan Kota Palembang, Rabu (24/2/2021). Selain mengambil sejumlah dokumen, tiga orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di instansi tersebut jadi tersangka.

Saat dikonfirmasi wartawan, Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang, Hardayani membenarkan Tim Kejari Banyuasin mengambil sejumlah dokumen terkait dugaan kasus korupsi uji Tera dan Tera Ulang di Banyuasin.

“Memang benar dan ada beberapa berkas yamg diambil untuk proses selanjutnya,” katanya saat dikonfirmasi, Rabu (24/2/2021).

Penyidik Kejari Banyuasin melakukan penggeledahan untuk mengamankan sejumlah dokumen terkait dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan kewenangan dalam pelaksanaan kegiatan Tera dan Tera Ulang oleh Dinas Perdagangan Kota Palembang di wilayah Kabupaten Banyuasin Tahun 2017-2019.

“Benar (soal Tera dan Tera Ulang), kami selalu kooperatif dengan pihak Kejari dan juga dengan tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah,” katanya.

Lihat Juga  Tiap Bulan Bayar Rp6 Miliar, Pemkot Palembang Beralih Pakai Lampu LED

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kota Palembang, Ratu Dewa membenarkan jika tiga orang ASN yang dimaksud satu orang berstatus Kepala Bidang dan dua orang lainnya adalah Kepala Seksi.

“Ia saya sudah terima informasi itu bahwa ada ASN di Dinas Perdagangan yang diperiksa Kejari Banyuasin. Baru keluar surat penetapan tersangka terkait masalah Tera,” katanya.

Menyikapi hal ini, sebagai ASN tertinggi di Pemerintah Kota Palembang, Dewa mengaku masih mengedepankan asas praduga tidak bersalah sampai hasil persidangan sudah inkrah.

“Kita tidak bisa berandai-andai dulu. Kecuali jika sudah ada surat penahanan ketiga ASN tersebut baru akan dilakukan tindak lanjut terkait status kepegawaiannya untuk dibebastugaskan. Kita lihat hasilnya saja,” katanya.

“Surat penetapan sebagai tersangka sudah diterima dan kita disposisi ke inspektorat. Dari awal saya tekankan bagian hukum kota untuk proaktif ke Dinas perdagangan menyikapi masalah ini,” katanya.

Lihat Juga  Ketua IWAPI Palembang Hj Desmawati, SE, MSi Bicara Pendidikan : Kalau Tidak Diupgrade, Bisa Tertinggal

Dengan adanya permasalahan ini, ia secara tegas mengingatkan agar ASN di Pemerintah Kota Palembang tanpa terkecuali untuk selalu taat terhadap aturan. Kedua, dokumen sekecil apapun harus tertata rapih dan pentingnya melakukan tertib administrasi baik dokumen pendukung atau lainnya.

“Yang penting kita tekankan, bila belum jelas sumir dan lainnya jangan segan berkonsultasi dalam hal ini pengawasan inspektorat untuk minta saran dan arahan,” katanya.

Seperti yang diketahui, pada hakikatnya sistem Tera dan Tera Ulang untuk menghidari kecurangan timbangan/ alat ukur yang digunakan pedagang kepada konsumen. Bahkan, kegiatan Tera dan Tera Ulang ini sempat booming di pasar tradisional Kota Palembang pada 2018 lalu.

Reporter : Kamayel Ar-Razi

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close