KOLOM

Modal Penting Jadi Kepala Daerah

BritaBrita.com,PALEMBANG-Pengamat Politik dari STISIPOL Candradimuka Palembang,Ade Indra Chaniago mengungkapkan ada dua hal penting yang harus dimiliki calon kepada daerah baik itu Bupati,Wali Kota atau Gubernur.

Pertama, jelasnya, harus mempunyai area knowledge, artinya pemahaman area. Misalnya tentang daerah-daerah yang masih terisolir, belum ada aliran listrik, infrastrukturnya bermasalah dan daerah yang masih kena banjir. “Maka calon pemimpin kepala daerah  itu harus memahami betul secara total terhadap daerahnya. Sehingga program yang akan dijalankan itu betul-betul tepat sasaran. Dapat menjawab dan memenuhi segala kebutuhan masyarakatnya,”ungkapnya di Palembang,Selasa (26/9/2017)

Kedua, tentang product knowledge, artinya punya pengetahuan tentang potensi daerah. Yakni harus memahami potensi apa yang akan dikembangkan. “Sehingga nantinya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan pendapatan daerah tersebut ,”ucap Alumnus dari UI tersebut.

Ade Indra menjelaskan, masyarakat dapat menilai apakah kepada daerah itu punya modal penting itu tadi. Hal itu bisa dijadikan parameter dalam menentukan pilihannya. “Untuk bisa mewujudkan harapan dan mimpi-mimpi kita, dua modal tersebut merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar. Kalau orang tersebut tidak mempunyai salah-satu dari dua hal tersebut, maka jangan dipilih,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ade Indra juga memberikan solusi yang ditawarkan kepada pemerintah di tengah kelesuan ekonomi. Pemerintah dapat melakukan beberapa hal. “Salah satu contohnya: kita ganti batik seragam anak sekolah dengan ‘jumputan” yang menjadi seragam khas bagi pelajar di daerah Sumatera Selatan. Bisa kita bayangkan berapa banyak peluang atau kesempatan kerjanya. Jadi kita tidak lagi membeli seragam ke Bandung atau Jakarta,”tegasnya.

Ade Indra juga mengajak masyarakat untuk meninggalkan kebiasaan buruk memberi dan menerima uang suap atau money politic dalam penyelenggaraan pilkada dan pemilu.

“Siapapun itu tanpa terkecuali untuk sama-sama mengingatkan orang-orang terdekat kita bahwa fenomena korupsi ini muncul karena perilaku kita yang menerima uang suap, NPWP (nomor piro, wani piro) dan sikap yang tidak peduli (golput). Kita tidak akan pernah keluar dari persoalan korupsi, kalau kita tidak memilih orang yang  benar-benar amanah. Salah satunya jadilah pemilih yang cerdas, memilih bukan karena uang melainkan karena rekam jejak calon dan program yang ditawarkan,”pungkasnya.  (*)

Wartawan : M Dudin

Editor : Syl

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close