LIFESTYLENASIONAL

Mari Kita Jadikan Masjid Pusat Perubahan Sosial

BritaBrita.com,Prabumulih–Masih banyak umat Islam tidak memfungsikan masjid secara maksimal. Masjid hanya dijadikan sekedar tempat ibadah sholat jamaah belaka. Padahal fungsi masjid tidak sebatas ruhiyah saja.

Hal itu diungkapkan Dr Abdi Qurnia Djohan MA, saat memberikan materi Halaqoh Khotib dan Imam se-Kota Prabumulih di Rumah Dinas Wali Kota Prabumulih, Sabtu (9/2/2019).

“Masjid juga berfungsi sebagai lembaga pendidikan, lembaga sosial, maka membangun peradaban Islam yang cemerlang, semestinya dimulai dari masjid, bahkan Rasulullah pun menjadikan masjid sebagai rumah sakit waktu zaman perang, “kata Dr Abdu Qurnia Djohan MA.

Abdu Qurnia menjelaskan, idealnya masjid menjadi pusat perubahan sosial masyarakat sekitarnya. Masjid harus menjadi katalisator bagi kaum duafa.

Lihat Juga  Kerap Sogok Petugas Lapas, Setya Novanto Dipindahkan ke Gunung Sindur

“Dulu kalau abis magrib, orang tua kita dulu tidak pulang, sembari menunggu Isya, seringkali orangtua bicara tentang tetangga yang sakit, tetangga yang punya hutang, biasanya mereka dibantu, paling tidak diapresiasi, nah itulah dimulai dari masjid,” ujar Dr Abdi Qurnia yang juga staf di Dewan Pertimbangan Presiden ini.

Dia berharap, fungsi masjid sebagai lembaga pendidikan, dapat melahirkan kader-kader yang tidak hanya fasih dalam memimpin ibadah namun juga dapat menjadi panutan.

“Secara sederhana, kalau ada musibah di kampung itu, seorang imam masjid harus duluan ke ahli musibah,” ujarnya.

Sayangnya, lanjut ia, masih banyak juga para imam atau pengurus masjid yang tidak peduli atas persoalan sosial di sekitar masjid.(syamsul hidayah)

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close