PALEMBANGSUMSEL

Meski Dilarang, PKL Tetap Jualan di Kambang Iwak Palembang

BritaBrita.com,Palembang-Meski dilarang Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang sejak bulan Mei karena Covid-19, Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kambang Iwak (KI) Palembang masih saja berjualan.

Hal ini terpantau sejak beberapa pekan terakhir. PKL kembali berjualan di sekitar KI termasuk pada hari Minggu. Dimana saat hari libur sejak sebelum pandemi Covid pun KI selalu dipadati PKL dan pengunjung yang sengaja datang untuk olahraga ataupun cari sarapan.

Baru-baru ini Satpol PP melakukan razia kepada para PKL. Mereka dilarang bejualan dan harus segera mengemasi barang untuk tidak kembali berjualan. Salah seorang pedagang Jilbab, Imam mengatakan, sejak dilarang untuk tidak berjualan ia kehilangan pendapatan. Selain berjualan online, setiap Sabtu dan Minggu ia berjualan di KI.

“Kalau dilarang dan dibubarkan kami terpaksa tidak jualan. Sudah resiko karena dilarang, tapi di KI ini tempatnya strategis, banyak yang lewat,” katanya.

Saat dikonfirmasi, Selasa (15/6/2021), Kasat PP Kota Palembang, GA Putra Jaya mengatakan bahwa sampai detik ini pihaknya masih konsisten belum memperbolehkan adanya kegiatan yang bisa menimbulkan kerumunan massa.

Bahkan setiap akhir pekan mereka menempatkan petugas Satpol PP untuk melakukan patroli guna memastikan kegiatan yang dilaksanakan di kawasan tersebut tidak menimbulkan kerumunan massa.

“Masih kita tutup untuk kawasan KI belum dibuka, karena Palembang masih dalam status zona merah, ” katanya.

Sementara itu, Kabid Linmas Satpol PP Kota Palembang, Herison mengatakan, terlepas dengan kondisi zona merah Kota Palembang, para PKL tetap menyalahi aturan karena berdagang di atas bahu jalan/trotoar sehingga menggangu ketertiban umum.

“Seharusnya kawasan di seputaran KI tetap tidak boleh ada yang berjualan,” katanya.

Diakui Herison, sebelumnya ada sejumlah pedagang yang telah berkomunikasi dengan Satpol PP. Mereka mayoritas mempertanyakan kapan kembali bisa berjualan namun pihaknya secara tegas telah memberikan pemahaman bahwa karena pandemi untuk sementara waktu belum bisa dilakukan.

“Ya mereka minta berjualan tapi tetap saja tidak bisa,” katanya.

Reporter : Kamayel Ar-Razi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button