NASIONALPALEMBANGSUMSEL

Almarhum Ustaz Taufiq Disholatkan Tiga Kali

BritaBrita.com,Palembang – Suasana haru menyelimuti proses sholat jenazah almarhum Ustaz KH. Ahmad Taufiq Hasnuri di kediaman Jln. KH. Azhari lorong Pedatuan laut 12 Ulu ( Samping Mushola Azhariyah),Kamis (14//11/2019).

Diiringi sholawat nabi dan zikrillah serta suasana sejuk rintikan hujan, jamaah menggotong jenazah Almarhum Ustaz KH. Ahmad Taufiq Hasnuri untuk disholatkan.

Menurut informasi yang didapat dari kerabat keluarga, almarhum Ustaz Taufiq Hasnuri akan disholatkan tiga kali dengan tempat yang berbeda.

Sholat jenazah yang pertama di kediaman beliau, kedua dimushola Azhariyah dan terakhir disholatkan menuju di Masjid Agung Sultan Mahmud Jayo Wikramo Palembang baru kemudian dimakamkan di Majelis beliau Desa Glebek Rambutan Musi Banyuasin.

“Sholat di kediaman dan di Mushola Azhariyah langsung diimakamkan oleh putra pertamanya Muhammad Rizki Aidil Fitri,” kata salah satu kerabat keluarga.

Mewakili dari keluarga besar dan majelis Ta’lim Roudho’ul Ilmi memohon maaf atas aktivitas beliau untuk dimaafkan dan diikhlaskan sebesar-besarnya.

Lihat Juga  Ini Skema Terbaru Penerimaan SNMPTN 2020

Terlihat dari pantauan, jamaah baik lelaki dan perempuan terus berdatangan. Jamaah yang tidak menghantarkan jenazah ke peristirahatan terakhir, menghantarkan doa dan tahlil bersama di kediaman almarhum.

Kemudian, Takziah dan tahlilan dilakukan tiga malam berturut-turut selepas isya’ di kediaman Almarhum 12 Ulu.

Rindu Ceramah Ustaz Taufiq

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda melayat ke rumah duka. Menurut Fitri, dirinya sangat terkesan cara khas almarhum memberikan ilmu agama dalam ceramahnya. Ini memberi kesan tersendiri dan membuat rindu orang nomor dua di Palembang ini.

Wakil Wali Kota Palembang (baju putih) , Fitrianti Agustinda saat melayat ke rumah duka, Kamis (14/11/2019).

“Innalilahi wa innailahi rojiun. Saya pribadi dan jajaran Pemerintah Kota Palembang mengucapkam belasungkawa yang sedalam-dalamnya,” ucapnya, Kamis (14/11/2019).

Fitrianti mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat yang paling layak disisi Allah SWT. Ia juga berharap agar keluarga dan jamaah yang ditinggalkan mendapatkan kekuatan dan ketabahan dari Allah SWT.

Lihat Juga  Ada Apa di Balik Perceraian UAS? Ini Curhat Mantan Istrinya

“Menjadi duka mendalam saat kita kehilangan seorang ustaz, karena beliau penyampai ajaran Allah kepada kita semua,” katanya.

Dikatakannya, Ustad Taufiq adalah kesayangan masyarakat Palembang. Melalui ceramahnya, ia sampaikan ajaran agama dan ketauladanan Rasul. Warga Palembang dipastikan merara kehilangan dan terkejut akan kabar duka ini.

“Kita dengar sebelumnya bahwa ustaz sedang sakit. Tidak menyangka akan secepat ini meninggalkan kita, berdoa saja semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah,” ucapnya.

Meski tidak sering ketemu, ada kenangan tersendiri yang pasti sangat terkesan oleh ceramahnya. Fitri beberapa kali pernah mengikuti ceramahnya. Gaya ceramah dengan sesekali menggunakan bahasa Palembang dan leluconnya menjadi hal yang dirindukan.

“Ceramahnya mengena di hati, kalimatnya dengan bahasa Palembang. Ada lelucon, tidak serius tapi sesuai ajaran Rasul dan Alquran. Logatnya, kata-katanya, kita merasa kehilangan sekali, beliau kebanggaan masyarakat Palembang, kita semua akan merindukannya,” kenangnya.

Reporter : Tri Jumartini Ilyas

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close