NASIONALNusantara

Astaga! Penis Putus Saat Disunat, Pemuda Gugat Pemerintah Malaysia

BritaBrita.com,Pahang – Seorang pemuda di Malaysia menggugat pemerintah dan direktur dari dua rumah sakit setelah penisnya putus ketika sedang disunat di usia delapan tahun.

Seperti dikutip Channel News Asia dari kantor berita Bernama, Jumat (30/11/2018), pemuda yang kini berusia 18 tahun ini mengaku kini penisnya tak bisa berfungsi secara permanen akibat kelalaian para tenaga medis tersebut.

Gugatan itu sendiri diajukan ada 19 Juli lalu melalui ibunya. Yang digugat adalah pemerintah Malaysia, direktur di rumah sakit Kuala Lipis Hospital di Pahang, direktur rumah sakit Selayang Hospital di Selangor dan sejumlah tenaga medis di dua rumah sakit itu.

Dalam dokumen gugatan itu kronologis kejadian tersebut diceritakan secara rinci.

Lihat Juga  OTT KPK, Bupati Cianjur Terancam Hukuman Maksimal 20 Tahun Penjara

Awalnya pada 13 Desember 2010, sekitar pukul 10.00 pagi, para staf rumah sakit Kuala Lipis menggelar sunat terhadap dua bocah lelaki. Salah satunya adalah korban yang ketika itu baru berusia 8 tahun.

Tetapi di tengah proses sunat, demikian klaim ibu korban, para petugas medis tak mengikuti prosedur yang ditetapkan. Akibatnya penis korban putus.

Petugas medis berusaha menjahit kembali untuk menyambung bagian penis yang putus, tetapi ibu korban menuding operasi itu juga dijalankan tak sesuai prosedur. Ibu korban juga mengaku tak diberi tahu oleh rumah sakit bahwa penis puteranya sempat putus.

Menurut ibu korban, anak itu kemudian dikirim ke Rumah Sakit Selayang. Di sana para dokter kembali menggelar operasi untuk menyambung kembali penis yang putus. Akan tetapi sebulan setelah operasi itu sang ibu mengaku terkejut karena melihat puteranya sudah tak memiliki kepala penis.

Lihat Juga  OTT KPK, Bupati Cianjur Terancam Hukuman Maksimal 20 Tahun Penjara

Sang ibu mengatakan bahwa dokter spesialis yang menangani puteranya di Selayang bilang bahwa kepala penis puteranya akan tumbuh lagi seiring waktu. Tetapi hingga usia 17 tahun penis anaknya tak kunjung bertumbuh dan tak berfungsi normal.

Akibatnya, seperti dilansir suara.com, puteranya tumbuh menjadi pemuda yang rendah diri, tak mau berteman dengan rekan-rekan sebaya, dan menjadi pribadi yang tertutup.

Dalam gugatannya keluarga korban kini mendesak rumah sakit dan pemerintah memberikan uang ganti rugi kepada puteranya.

Pada September lalu para tergugat menyangkal telah bersalah dalam kasus tersebut.

Tags
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker