NASIONAL

BJ Habibie Kombinasi Ilmuwan dan Negarawan

BritaBrita.com,Jakarta – Sosok Presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie yang wafat pada Rabu petang, 11 September 2019, merupakan kombinasi ilmuwan dan negarawan dengan keikhlasan serta teladan dalam membangun, kata Kepala Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) Satryo Brodjonegoro.

“Beliau  adalah kombinasi ilmuwan dan negarawan,” kata Satryo seperti dilansir  ANTARA di Jakarta, Rabu.

Ia menuturkan Habibie adalah seorang ilmuwan yang andal dan negarawan yang mempunyai keikhlasan dalam memimpin dan mengelola negara Indonesia yang besar.

Bagi Satryo, BJ Habibie yang adalah bapak teknologi Indonesia itu, merupakan sosok yang berperan penting dalam pembangunan Indonesia.

“Kita berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya Pak Habibie. Kita kehilangan sosok yang sangat penting untuk pembangunan Indonesia, yang dapat menjadi contoh bagi generasi berikutnya,” ujar dia.

Lihat Juga  KPK Pamer Hasil Kerja: 6 Bulan, Rp 28,7 Triliun Duit Negara Diselamatkan

Menurut dia, Habibie mempunyai keahlian tinggi dalam bidang teknik dan penerbangan yang menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk aktif memberikan sumbangsih dalam kemajuan bangsa.

Selain itu, kata dia, Habibie memiliki kemampuan dalam mengelola pemerintahan serta mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi Indonesia.

Ketua Tim Dokter Kepresidenan (TDK) Prof dr Azis Rani dalam keterangan resminya menyebutkan BJ Habibie masuk Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto sejak 1 September 2019.

BJ Habibie ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal. Habibie wafat pada Rabu, pukul 18.05 WIB dalam usia 83 tahun.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close