NASIONALPALEMBANGSUMSEL

Palembang Ajukan Kuota Penerimaan CPNS 916 Orang

BritaBrita.com,JAKARTA-Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 seperti yang dijanjikan Pemerintah akan dibuka bulan Oktober 2019.

Kepala BKPSDM Kota Palembang Riza Fahlevi mengatakan Palembang bakal menerima 916 orang pada penerimaan CPNS 2019 ini. Memenuhi kebutuhan pegawaI kota Palembang mengajukan kuota penerimaan CPNS ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Hanya saja, untuk formasinya masih dalam tahap pembahasan.

“Kita ajukan 916 kuota untuk formasinya masih dibahas. Kita siapkan angka itu untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja salah satunya akhir tahun ini ada yang pensiun,” katanya,Minggu (20/10/2019).

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional VII Agus Setiadi mengatakan, beberapa daerah yang sudah mengajukan penerimaan CPNS dengan kuota cenderung menurun. Tetapi Palembang meningkat dari tahun sebelumnya.

Lihat Juga  Waspadalah!  Lampu Merah di Palembang Dipasangi CCTV

Hanya saja, proses penerimaan sendiri masih dalam tahap persiapan. Pihaknya baru akan melakukan rapat pembahasan, sebelum pengumuman akhir bulan Oktober ini.

“Kita akan rapat besar secara nasional pada 28-30 Oktober ini. Setelah itu di akhir bulan, rencananya baru akan diumumkan hasilnya,” jelasnya.

Agus mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima pengajuan formasi yang resmi dari 17 Kabupaten/Kota, termasuk Pemprov Sumsel. Namun dikatakannya, secara nasional  penerimaan CPNS kali ini masih akan fokus pada tenaga teknis seperti pengajar dan kesehatan.

“Pengusulan Administrasi umum belum ada,” ujarnya.

Agus mengatakan, pada penerimaan CPNS nantinya akan berbeda dari tahun sebelumnya. Para pendaftar yang tidak lulus proses administrasi diberikan masa sanggah. Yakni berupa klarifikasi penyebab atau alasan tidak lulus, sebelum lanjut ke tahapan tes berikutnya yaitu Computer Assisted Test (CAT).

Lihat Juga  BPK Periksa Mobil Dinas Pemprov Sumsel

“Setelah pengumuman administrasi diberikan waktu dua minggu untuk menyanggah. Kemudian baru dilanjutkan. Ini yang membedakan tes tahun ini, sehingga betul-betul memberikan kesempatan bagi pelamar,” katanya.

Sedangkan untuk rekrutmen tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tidak akan dibuka tahun ini. Menurut Agus hal ini lantaran belum siapnya aturan penerimaan.

“Termasuk juga NIP yang sudah lulus P3K tahun lalu yang belum selesai juga, karena payung hukum sedang dipersiapkan,” jelasnya.

Reporter : Kamayel Ar-Razi

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close