OTOMOTIF

Dibanderol Rp 76 Juta, Inden Honda Forza Hingga Oktober 900 Unit

BritaBrita.com,Jakarta – PT Astra Honda Motor tak mengira penjualan atau inden Honda Forza cukup baik hingga Oktober 2018 telah menembud angka 900 unit. Padahal harga yang dipatok untuk Honda Forza cukup tinggi Rp 76,5 juta jauh di atas kompetitor yaitu Yamaha Xmax hanya Rp 56 juta. “Saat ini ada pergeseran yang dulu untuk transportasi kini beralih pada life style dan hobi,” kata Thomas Wijaya Marketing Director PT Astra Honda Motor di sela-sela touring Honda Bikers Day, baru-baru ini.

Melonjaknya banderol Honda Forza disebabkan AHM mendatangkan motor matik berkapasitas 250cc ini dari Thailand secara Completely Built Up atau CBU yang dikenai pajak PPnBM. Ditambah lagi, nilai tukar mata uang dolar melonjak dari rupiah. Sedangkan kompetitor yaitu Yamaha Xmax adalah produksi lokal sehingga harga bisa ditekan.

Lihat Juga  Muncul Wajah Baru Avanza Mirip Vellfire

Untuk mendatangkan Forza, Thomas tidak mengalami kendala impor dengan adanya kebijakan pembatasan yang dilakukan pemerintah. Ia mengakui kebijakan pemerintah dilakukan untuk meningkatkan produksi lokal. Sedangkan yang dilakukan Honda adalah menjual dengan jaminan kepada konsumen dengan kelengkapan dokumen dan layanan after sales. “Permintaan pasar nanti akan dipenuhi hingga akhir tahun,” ucapnya.

Tak hanya Forza, penjualan atau inden Honda Supercub 125 pun cukup baik yaitu menembus 400 unit. Dari penjualan tersebut, berdasarkan riset internal konsumen membeli untuk nostalgia dan lifestyle. “Sebagian pembeli berusia muda dengan usai 30-an tahun,” katanya.

Lihat Juga  Daihatsu Lawas Kembali Fresh Seperti Baru, Ternyata Segini Biayanya!

Ia mengungkapkan pasar hobi seperti model retro sedang naik daun. Astra Honda, kata dia, akan terus memantau pasar segmented ini. “Kami terus memantau pasar ini.”

Tak hanya motor keluaran baru, ia menyebut tren tersebut juga mengerek harga pasaran motor lama terutama bebek tua Honda. “Nostalgia di-value tinggi oleh konsumen. Ke depan peluang motor klasik menjanjikan kami terus memantaunya,” ujar Thomas.

Soal suku cadang motor klasik, AHM kini sudah tidak memproduksinya. Meski demikian, AHM akan juga mengusahakan spare part atau mencarikannya dari pasar. “Kami menjamin suku cadang motor hanya 7-10 tahun begitu produksi dihentikan. Tapi kami akan membantu menyiapkan (jika ada permintaan),” katanya seperti dilansir tempo.co.

Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lihat Juga

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker