BISNISPALEMBANGSUMSEL

Belum Ada Kajian Bisnis yang Kongkrit, 10 BUMD Tak Dapat Penyertaan Modal

BritaBrita.com, Palembang-Tahun 2019 ini, 10 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tak dapat penyertaan Modal dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel. Pasalnya, belum ada kajian bisnis yang komprehensif dan kongkrit dari masing-masing BUMD.

Karo Perekonomian Provinsi Sumsel, Afrian Joni mengatakan 10 BUMD yang tidak mendapatkan penyertaan modal dari Pemprov Sumsel yakni PT Bank Sumsel Babel, PT. Bank Perkreditan Rakyat Sumsel, PT. Jamkrida, PT. Swarna Dwipa Selaras Adiguna, PT. Jakabaring Sport City, PT. Sriwijaya Mandiri Sumsel, PT. Adhya Tirta Sriwijaya, PD. Pertambangan dan Energi, PD. Prodexim dan PD. Perhotelan Swarna Dwipa.

Afrian Joni

“Dalam pemberian penyertaan modal daerah kepada BUMD tersebut tidak berdasarkan permohonan saja, namun memang ada kajian bisnisnya. Dan hal itulah yang menjadi acuan Pemerintah Provinsi Sumsel. Pastinya belum ada yang kita berikan tahun ini. Kemungkinan pada 2020 bisa diberikan penyertaan modal daerah kembali,” jelasnya.

Lihat Juga  Berpotensi Delay, Jangan Terbang Pagi Hari!

Lebih lanjut diungkapkannya, ketika Pemprov Sumsel berinvestasi ke BUMD, pihaknya juga perlu memastikan dampak apa yang akan didapat oleh Pemprov.

“Jelas harus ada dampaknya yang akan kita terima,” ungkap Afrian Joni.

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel, Mawardi Yahya sebelumnya mengatakan, bahwa penyertaan modal daerah itu sifatnya memang tidak wajib. Menurutnya, BUMD tersebut harus mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi pemerintah daerah.

“Bukan menjadi beban Pemda dengan terus diberikan penyertaan modal,” katanya singkat.

Reporter : Maulana

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close