PALEMBANG

Kemiskinan di Palembang Diklaim Menurun

BritaBrita.com,Palembang – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mengklaim tingkat kemiskinan mengalami penurunan.

Hal ini diutarakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kota Palembang, Ir H Harrey Hadi MS dalam rapat koordinasi tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) dan launching sistem informasi data Kemiskinan (Sidak) Kota Palembang di Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (8/11/2018).

Menurut Harrey, berdasarkan data tahun 2018 di Kota Palembang tingkat kemiskinan mengalami penurunan sebanyak 1,9% dari tahun lalu. Hal ini setara sekitar 200.000 jiwa.

“Dengan launching Sidak ini dapat memantau dan mengurangi angka kemiskinan di Kota Palembang sehingga pembangunan berkelanjutan dapat terwujud ” katanya.

Selain itu, program kerja salat subuh berjamaah dan gotong royong juga mempunyai keterkaitan dengan Sidak Palembang dalam hal mengurangi Kemiskinan di Kota Palembang.

Lihat Juga  Bentuk Karakter Siswa, SMA IT Al Furqon Palembang Gelar Outbound

“Contohnya, masyarakat bisa memberikan dukungan seperti sumbangan di masjid yang bisa membantu ekonomi masyarakat miskin di lingkungan sekitaran masjid meskipun tidak besar,” katanya.

Sementara dalam rapat koordinasi tersebut, menghadirkan tiga pembicara terdiri dari Direktur Pendidikan dan Agama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) Republik Indonesia, DR. Hadiat, MA. Kasubdit Ditjen Bina Bangsa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Ety Setyorini, SH dan
General Manager SDM PT PUSRI Palembang, Deddy Nifyandi, SE MM

Dalam paparannya, Kasubdit Ditjen Bina Bangsa Kemendagri, Ety Setyorini, SH menjelaskan bahwa pemerintah memastikan pembangunan berkelanjutan melalui Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sesuai dengan Peraturan Kemendagri No. 7 Tahun 2018.

“Untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan harus adanya kemitraan dari semua pihak, serta kemampuan daerah untuk fokus merencanakannya,” tambahnya.

Lihat Juga  Aksi Bela Palestina Bakar Foto Presiden AS Donald Trump

Direktur pendidikan dan agama Kementerian PPN/Bappenas RI, DR Hadiat, MA mengatakan
tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB/SGDs) kaitannya dengan fokus pembangunan harus ada upaya dari masing-masing bidang mulai dari sosial, ekonomi, dan pendidikan.

“Kota Palembang juga bisa mulai fokus dari bidang pendidikan,” kata Hadiat.

Di tempat yang sama, General Manager SDM PT PUSRI Palembang, Deddy Nifyandi, SE MM menerangkan peran PT PUSRI Palembang dalam partisipasi pembangunan daerah khususnya penanggulangan kemiskinan.

“Kita ikut berpartisipasi dengan mengimplentasikan sumbang saran pembangunan, meningkatkan kualitas pendidikan, serta ekonomi melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang diprogramkan oleh PT Pusri kepada instansi atau masyarakat Kota Palembang,” ucapnya.

Reporter :Tri Jumartini Ilyas

Tags
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker