PALEMBANGSUMSEL

Pemilu 2019, Polda Sumsel Identifikasi 853 TPS Rawan

BritaBrita.com,Palembang -Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) mengidentifikasi ada 853 tempat pemungutan suara (TPS) yang dinilai rawan pada Pemilu 2019 pada 17 April.

Oleh karenanya tim gabungan sebanyak 12.000 personil yang terdiri dari personil TNI, Polri, Pol PP, Linmas dipersiapkan agar Pemilu 2019 di Sumsel berjalan kondusif,lancar dan aman. Untuk memastikan kesiapan pasukan maka digelar apel pasukan di Halaman Mapolda Sumsel yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Minggu (14/4/2019).

“Kami akan mengamankan setiap TPS untuk seluruh personil akan disiapkan sebanyak 11.985 selain itu untuk personil yang akan diterjunkan ke 25.326 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di semua kabupaten yang ada di Sumatera Selatan,” kata Kapolda, Minggu (14/4/2019).

Lihat Juga  Sudahi Perbedaan Pilihan, "Wong Kito Bersatu" melalui Jalan Santai

Ia menjelaskan secara proporsional personil tersebut disebar ke sejumlah TPS berdasarkan klasifikasi kurang rawan, rawan, sangat rawan dan TPS khusus.

“Untuk yang dianggap rawan biasanya karena masalah geografis atau daerah tersebut pernah bermasalah pada Pemilu sebelumnya,” ujarnya

Ia menambahkan selain itu sebanyak 12 ribu personil yang tergabung ini nanti akan disebar dengan kategori aman akan dibagi sebanyak 5-8 orang di TPS, selain itu untuk TPS yang rawan akan dijaga 2 Polisi dan 4 Linmas.

“Ada 853 TPS kategori rawan dari 25.326 TPS yang ada di Sumsel, ” ucapnya.

Untuk itu pihaknya menghimbau biarpun sudah ada pihak Bawaslu dalam mengawasi jalannya Pemilu tetapi pihaknya juga kedepan sudah mempersiapkan dan memperkuat penjagaan jika ada pihak-pihak tertentu yang ingin melakukan kecurangan.

Lihat Juga  Kepala BPS Sumsel : Kita Tak Impor Sampah Plastik, Tapi Ekspor Sisa Industri Makanan

Ia mengaku disamping pengamanan juga sudah menyiapkan monitoring kemungkinan ada serangan fajar.

“Apabila ketahuan ada serangan fajar kami akan menegakkan sentra penegakan hukum terpadu(Gakkumdu),” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, H Herman Deru yakin bahwa Sumsel bisa mempertahankan diri sebagai wilayah yang zero konflik.

“Berdasarkan tinjauan di lokasi perairan ternyata logistik sampai disana dengan baik. TPS sudah dibuat dan sumber daya manusia juga sudah siap,” kata Gubernur.

Pihaknya mengharapkan tingkat partisipasi masyarakat tinggi karena masyarakat yang punya hak suara ini percaya diri untuk datang ke TPS.

Reporter : Deni

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close