PALEMBANGSUMSEL

PWI Sumsel Tak Ingin Anggotanya Jadi Wartawan Abal-Abal

BritaBrita.com,Palembang-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan (sumsel) menggelar Orientasi Peningkatan Status dan Calon Anggota baru di Hotel Amaris, Kamis (7/11/2019).

Orientasi Peningkatan Status dan Calon Anggota Baru yang digelar PWI Sumsel dibuka langsung Ketua PWI Sumsel, H Firdaus Komar SPd MSi.

Ketua PWI Sumsel, H Firdaus Komar SPd MSi dalam sambutannya mengatakan, kegiatan yang digelar PWI Sumsel pada hari ini (kamis, 3/11/2019) merupakan kegiatan rekrutmen dari keanggotan PWI.

“Kegiatan orientasi Peningkatan Status dan Calon Anggota baru ini untuk memfilter atau menyaring teman-teman yang aktif di PWI dan juga untuk menyaring serta juga untuk memperketat keanggotaan PWI Sumsel,” katanya.

Dengan digelarnya orientasi Peningkatan Status dan Calon Anggota baru ini maka akan akan tercipta anggota PWI Sumsel yang memiliki idealisme dan integritas.

“Dengan adanya ini maka wartawan yang ada atau yang bergabung di PWI sumsel ini adalah wartawan yang berkualitas dan bukan wartawan yang abal-abal, bodrek, CNN (cuma nanya-nanya), wts (wartawan tanpa surat kabar),” ujar Firdaus.

Firdaus menjelaskan, ada tiga pokok yang harus dimiliki wartawan yaitu
Kesadaran, Pengetahuan, Keterampilan.

Lihat Juga  Gunakan Becak, Ratusan Pasutri Nikah Massal Diarak

“Ya, wartawan harus memiliki 3 hal ini, Jika tidak memiliki salah satunya maka bisa dikatakan bukan wartawan karena ketiga hal ini saling berkaitan,” jelasnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, organisasi PWI ini secara keorganisasian sudah teruji karena sudah ada sejak awal kemerdekaan hingga sekarang.

“PWI ini berdiri atau lahir pada 9 Februari 1946 di Solo dan hingga sekarang. Artinya organisasi PWI ini sudah melewati berapa tahapan-tahapan atau zaman,” ungkap Firdaus.

Firdaus menambahkan, pihaknya sangat bersyukur dan bangga dengan kegiatan ini. Pasalnya kegiatan ini banyak diminati sehingga pesertanya lebih banyak dari orientasi sebelumnya.

“Orientasi yang digelar hari ini merupakan orientasi yang ketujuh dilakukan dan orientasi kali ini tidak ada biaya karena ada sponsor yaitu Pemkab Musi Banyuasin (Muba),” katanya

Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Sumsel, Kurniati Abdullah mengatakan, organisasi PWI lahir di solo tahun 1996 dengan ideologi mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Berdasarkan UUD no 40 tahun 1999 anggota PWI juga harus berpegang kepada 11 Bunyi kode etik jurnalistik. Tujuannya adalah agar wartawan bertanggung jawab dalam menjalankan profesinya, yaitu mencari dan menyajikan informasi,” katanya

Lihat Juga  Mengerikan! Pengangguran di Sumsel Meningkat

Adapun tujuan dari PWI ini sendiri yaitu untuk mencapai cita-cita Bangsa Indonesia, terwujudnya kehidupan pers nasional, terpenuhnya hak publik dalam memperoleh informasi.

“Dan yang yang tidak kalah pentingnya yaitu terwujudnya tugas pengawasan, kritik dan saran terhadap hal hal yang berkaitan dengan kepentingan publik,” ujar Kurniati.

Kurniati menambahkan, dalam organisasi PWI ini ada juga yang namanya DK (Dewan Kehormatan).

“Untuk di Provinsi itu namanya DKP (Dewan Kehormatan Provinsi) dan untuk menjadi DKP ini harus menjadi anggota pwi minimal 5 tahun, berusia minimal 40 tahun dan diutamakan pwrnah pengurus PWI,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sumsel, H Anwar SY Rasuan mengatakan, kegiatam orientasi ini diikuti sebanyak 85 orang peserta dan jumlah ini mengalami peningkatan dari sebelumnya.

“Peserta orientasi ini tidak hanya diikuti wartawan yang berada di palembang melainkan juga wartawan daerah seperti Ogan Ilir, Prabumulih, Banyuasin, Muara Enim, Lahat, Pali, OKU Selatan,” katanya.

Reporter : Maulana

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close