PALEMBANGSUMSEL

Tahu Berformalin Masih Ditemukan di Penganan Pempek

BritaBrita.com,PALEMBANG — Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda bersama tim dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang menemukan zat formalin dari tahu yang berada di dalam rujak mie campuran Pempek, usai melakukaan inspeksi mendadak di sentra industri pempek 26 Ilir Palembang, Kamis (23/5/2019).

“4 dari 11 sampel yang kita ambil positif mengandung formalin, semuanya adalah tahu yang berada dalam satu kemasan pada rujak mie,” kata Wakil Wali Kota.

Selain tahu, jelasnya, tak ada makanan lain yang ditemukan mengandung formalin. Fitri mengatakan sejumlah pedagang tahu mengaku kadang tahu yang mereka terima dari produsen tak mengandung formalin tapi kadang juga mengandung formalin, ini artinya yang berformalin adalah tahu yang tak habis dijual.

Lihat Juga  Pembunuhan dan Mutilasi Vera Oktaria Berencana? Ini Jawaban Kapendam II Sriwijaya

“Sampel kita amankan agar tidak dikonsumsi masyarakat umum. Kita bisa lihat sendiri keberadaan tahu berformalin kini jarang ditemukan ini artinya para produsen tahu sudah mengetahui akan konsekuensi yang diterima jika terbukti menggunakan pengawet ke dalam tahu,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Hardaningsih Kepala BBPOM Palembang menambahkan, selama tahun ini pihaknya menemukan beberapa produsen nakal yang masih memproduksi tahu atau mie berformalin.

“Salah satunya yang di Jakabaring sekarang sedang menjalani proses pengadilan. Dan ada 9 lainnya sudah kami amankan,” katanya.

Ia menjelaskan, salah satu langkah BBPOM untuk menekan angka penggunaan formalin di dalam tahu adalah dengan mengundang sejumlah ahli untuk mengenalkan salah satu pengawet yang aman.

Lihat Juga  Gelar Halal Bi Halal, Bukit Asam Santuni 500 Anak Yatim

“Nama pengawetnya Palata, itu dibuat dari kulit buah pisang kemudian diekstrak, setelah diuji tahu dengan palata tahan 2-3 hari saja,” katanya.

Reporter : Tri Jumartini

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close