PALEMBANGSUMSEL

Peran Wakaf Dalam Membantu Pertumbuhan Ekonomi di Masa Pandemi

BritaBrita.com,Palembang – Pandemi Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 begitu memberi dampak bagi perekonomian.

Dosen dan aktif sebagai Peneliti pada Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya (Unsri) Dr Imam Asngari, SE., M. Si mengatakan terdapat potential winners and losers untuk jangka pendek dari dampak Covid-19 di Indonesia. Potential losers terdiri dari keuangan, pertambangan, transportasi darat, laut, udara, kontruksi, pariwisata, otomotif, usaha mikro kecil dan menengah, pertanian.

“Sedangkan potential winners terdiri dari sektor tekstil dan produk tekstil, kimia farmasi dan alat kesehatan, makanan dan minuman, elektronik, jasa telekomunikasi, jasa logistik, pertanian serta usaha mikro kecil dan menengah,” ujarnya dalam Webinar live Zoom dengan tema Peran Wakaf dalam Perekonomian Indonesia di Masa Krisis Pandemi Covid19 dan Recover Ekonomi New Normal, Kamis (25/6/2020).

Lihat Juga  Wow! Aset Wakaf RI Tembus Rp2.000 Triliun

Lebih lanjut jelasnya, pemerintah memberikan beberapa upaya pemulihan sektor ekonomi terdampak seperti perekonomian Indonesia dengan pilar ekonomi rakyat skala kecil (UMK), Koperasi dan pertanian. Kelompok paling terdampak ini masih bisa bangkit dan berkembang apabila ada stimulus fiskal (subsidi keringanan pajak), dan stimulus moneter (restrukturisasi kredit) yang diberikan pemerintah dan otoritas moneter.

“Di tengah rendahnya kemampuan keuangan negara untuk melakukan pemulihan ekonomi, maka hadirnya zakat, infaq, shodakah dan wakaf akan membantu percepatan pemulihan serta meningkatkan daya beli dan produksi barang dan jasa,”katanya.

Dalam Hadist Nabi Riwayat Imam Muslim dari Abu Hurairah “Apabila seorang meninggal dunia maka terputuslah amalannya kecualu dari 3 perkara shodaqoh jariyah (wakaf), ilmu pengetahuan yang bisa diambil manfaatnya dan anak soleh yang mendoakannya.”

Lihat Juga  Penilaian Akhir Sekolah Digelar Serentak Hari ini

“Wakaf punya dimensi ekonomi strategis dalam pemberdayaan masyarakat seperti pembangunan rumah sakit, lembaga pendidikan, mengelola lahan pertanian, bangunan, serta membentuk badan usaha yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” Ungkapnya.

Literasi wakaf perlu terus ditingkatkan di berbagai kalangan dan mendorong ummat gemar berwakaf, baik asset bergerak atau tak bergerak seperti lahan, tanah, uang, surat berharga yang dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan ummat.

“Covid-19 ini memberikan peringatan berharga bagi kehidupan manusia agar terus mengagungkan Allah dan tidak menyekutukan Allah. Wakaf hal yang tepat untuk saling tolong menolong sesama ummat manusia untuk kebaikan bersama,”katanya.

Reporter : Tri Jumartini Ilyas

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close