PALEMBANGSUMSEL

Sejak 2009 Masalah Sampah di Jalan Sei Betung Belum Juga Tuntas

BritaBrita.com, Palembang-Sudah cukup lama, persoalan tumpukan sampah di Jalan Sei Betung,  RT 1, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat 1, Kota Palembang belum juga tuntas. Warga di sekitar pun mengeluh karena mengganggu kenyamanan.

Gita, warga Kelurahan RT 1 Siring Agung saat diwawancarai rumahnya di jalan Sei Hitam mengatakan bahwa masalah sampah di Jalan Sei Betung ujung dekat kuburan itu membuat warga resah.

“Kita sebagai warga di RT 1 ini merasa kurang nyaman. Karena sampah itu menimbulkan bau busuk dan tidak enak di pandang mata. Apalagi kalau lagi musim hujan, banyak sekali sampah yang berhamburan di tengah jalan. Ini kan sangat mengganggu dan bisa menimbulkan bibit penyakit,” ujar Gita, Kamis (9/1/2020).

Lihat Juga  Peduli Sampah Sekolah Filial, Disdik-Komunitas Junjung Biru Ajak Anak Jalanan dan Putus Sekolah

Gita mengakui jika ada petugas yang setiap hari membersihkan sampah disana. Namun, setiap hari juga sampah itu masih ada orang yang membuangnya. Padahal sudah ada spanduk larangan buang sampah di tempat itu.

“Kalau bisa ada sanksi kepada pelaku yang masih membuang sampah di tempat itu”, kata Gita.

Sementara itu, Ketua RT 01, Gunawan mengatakan persoalan sampah tersebut sudah terjadi sejak tahun 2009. Dan sudah diberitahukan bahwa tempat itu merupakan tempat pembuangan sampah ilegal dan tidak boleh.

“Awal mulanya dulu ada yang buang sampah disini sejak tahun 2009, tepatnya berada di dekat sebuah rumah yang ditinggal pemiliknya di Jalan Sei Betung Nomor 4. Sejak rumah itu kosong ada banyak orang yang membuang sampah disana dan jadi tempat pembuangan sampah ilegal,” ujarnya.

Lihat Juga  Soal Bantuan Sosial yang Disunat, Tak Cukup Hanya Minta Maaf. FUI Ingatkan Pemkot Awasi Distribusi !

Menurut Gunawan, kurangnya kesadaran masyarakat dan faktor biaya menjadi penyebab utama masalah ini.

” Di daerah sini ada tempat pembuangan sampah umum, tetapi harus bayar, karena tidak ingin bayar maka warga buang sampah disini. Kami sudah melarang masyarakat untuk buang sampah disini dan bagi yang melanggar akan kami kenakan denda sebesar Rp500 ribu. Namun sayangnya kami belum berhasil menemukan pelaku karena mereka biasanya membuang sampah pada malam hari dan pelaku menggunakan sepeda motor,” Kata Gunawan. (cw/rki)

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close